Wabup Mahyunadi Yakin Ormas Jadi Ruang Belajar, dan Penggerak Ide Baru di Kutai Timur

Selasa, 18 November 2025 08:15 WITA
Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi. (Ist)


SANGATTA — Sosialisasi Ormas yang digelar Badan Kesbangpol Kutai Timur kembali menjadi ajang memperkuat peran organisasi masyarakat di daerah.

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, yang hadir memberikan sambutan, menyampaikan keyakinannya bahwa keberadaan Ormas membawa banyak manfaat, baik bagi anggota maupun bagi masyarakat luas.

Dengan suasana kegiatan yang berjalan santai namun serius, Mahyunadi menuturkan bahwa berorganisasi tidak hanya berkaitan dengan struktur dan aktivitas rutin, tetapi juga proses belajar yang membentuk karakter dan memperluas wawasan.

“Pasti positif. Karena kan mereka berorganisasi,” ujarnya pada Selasa (18/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa kegiatan dalam Ormas memberi ruang bagi anggotanya untuk tumbuh secara personal.

Diskusi, pertemuan, serta berbagai program sosial membuka kesempatan bagi warga untuk lebih peduli, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap komunitasnya.

Menurut Wabup, organisasi masyarakat sering menjadi tempat lahirnya gagasan kreatif.
Kolaborasi antaranggota memungkinkan mereka bertukar sudut pandang dan menciptakan ide yang bermanfaat.

“Wawasan bertambah dan ide-ide kreatif muncul dari sini,” katanya.

Mahyunadi juga menyoroti luasnya jaringan Ormas. Dalam banyak kasus, anggota membawa pengalaman dan pengetahuan yang mereka dapatkan dari berbagai daerah maupun luar negeri.

“Pengetahuan nasional maupun internasional itu bisa dibawa masuk ke Kutai Timur melalui mereka,” jelasnya.

Selain sebagai ruang bertukar pengetahuan, Wabup menilai Ormas punya peran penting sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.

Kegiatan organisasi mempermudah penyampaian aspirasi dan memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan daerah.

Ia juga menekankan peran Ormas dalam menjaga budaya solidaritas.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin individualis, kegiatan sosial dari Ormas dapat menumbuhkan kembali semangat gotong royong sebagai identitas masyarakat.

Ke depan, ia berharap setiap manfaat yang diperoleh anggota Ormas bisa diterapkan dalam kehidupan sosial sehingga memberi dampak luas bagi lingkungan sekitar.

“Kalau organisasi kuat dan positif, masyarakatnya juga akan ikut berkembang,” pungkasnya. (ADV)

Bagikan:
Berita Terkait