Tiga Medali di Hari Pertama, Atletik Kukar Langsung Tancap Gas di POPDA XVII

Senin, 17 November 2025 05:35 WITA

KURAWAL.ID, TENGGARONG– Kontingen Kutai Kartanegara (Kukar) membuka persaingan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII Kalimantan Timur 2025 dengan start yang meyakinkan.

Pada hari pertama pelaksanaan, Senin (17/11/2025), cabang olahraga atletik langsung tancap gas dengan menyumbangkan tiga medali untuk Kukar: satu emas, satu perak, dan satu perunggu.

Tiga atlet muda Kukar tampil penuh percaya diri. Alexa sukses meraih medali emas pada nomor lari 100 meter putri setelah mencatatkan waktu tercepat di antara lawan-lawannya.

Di nomor tolak peluru putra, Hasby memastikan medali perak untuk Kukar, sementara Marticha menyempurnakan pencapaian dengan medali perunggu di nomor lempar lembing putri.

Capaian impresif ini menjadi sinyal kuat bahwa Kukar siap bersaing dalam perebutan medali POPDA tahun ini.

Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Syafliansyah, menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian trio atletik tersebut.

Menurutnya, hasil ini bukan hanya prestasi individual, tetapi juga pemantik semangat bagi seluruh atlet Kukar yang masih menanti giliran bertanding.

“Anak-anak kita sudah ada yang membuka prestasi lebih dulu. Setiap kali ada medali, saya langsung mendapat laporan. Ini penting karena minimal kita telah menyiapkan para pemainnya, para juaranya, dan bentuk penghargaan sudah kita persiapkan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa suasana kompetitif dalam kontingen bisa terbangun dari prestasi awal seperti ini. Medali pertama kerap menjadi sumber motivasi bagi atlet lain untuk tampil lebih maksimal.

“Harapannya, yang lain tetap semangat. Ketika sudah ada yang meraih medali, tentu ini bisa memacu atlet lain untuk ikut mendapatkan hasil serupa. Saya yakin mereka mampu,” jelasnya.

Selain fokus pada performa, Dispora Kukar juga menaruh perhatian pada aspek administrasi prestasi atlet pelajar.

Syafliansyah menegaskan bahwa sertifikat prestasi sangat penting sebagai nilai tambah bagi pelajar saat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

“Kalau mereka mendapat sertifikat, ini bisa menjadi penunjang untuk masuk sekolah. Misalnya dari SD ke SMP, prestasi seperti ini dianggap sebagai nilai tambah. Jika belum ada, kami siap membantu membuatkan karena itu bentuk apresiasi kami. Jangan sampai mereka kesulitan melanjutkan sekolah padahal mereka adalah anak-anak berprestasi,” terangnya.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Dispora untuk tidak hanya memperhatikan pembinaan fisik atlet, tetapi juga masa depan pendidikan mereka.

Keberhasilan tiga atletik muda ini menjadi awal yang menjanjikan bagi kontingen Kukar. Dispora berharap torehan medali dari hari pertama dapat berlanjut di cabor-cabor berikutnya.

Dengan dukungan pelatih, manajer tim, serta para pendamping, Kukar menargetkan prestasi lebih tinggi pada POPDA XVII.

“Sekali lagi, selamat kepada para atlet yang telah meraih medali dan memberikan yang terbaik untuk Kukar di ajang POPDA XVII Kaltim 2025. Semoga di cabor lainnya atlet kita juga mampu meraih hasil serupa,” pungkas Syafliansyah.

Dengan modal awal tiga medali ini, Kukar menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar peserta, tetapi kekuatan yang harus diperhitungkan dalam persaingan olahraga pelajar tahun ini. (ADV)

Bagikan:
Berita Terkait