Sineas Muda Kukar Bangkit, Komunitas Film Indie Dapat Dukungan Alat Produksi dari Dispar

Rabu, 9 April 2025 02:38 WITA

KURAWAL.ID, TENGGARONG – Komunitas film indie di Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat angin segar dari Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar.

Melalui dukungan peralatan produksi film, para sineas muda lokal kini memiliki ruang lebih luas untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus membangun ekosistem perfilman independen yang inklusif dan berkelanjutan.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda, menegaskan bahwa pemberian alat ini bukan sekadar bantuan teknis, melainkan bentuk kepercayaan kepada komunitas film untuk terus melahirkan karya-karya otentik dari daerah.

“Kami ingin alat ini digunakan secara kolektif, bukan personal. Semangat komunitas harus menjadi dasar dari setiap karya,” ujarnya, Rabu (9/4/2025).

Langkah ini menjadi penegasan bahwa film bukan hanya soal hiburan, tetapi medium penting bagi anak muda Kukar untuk menyuarakan realitas sosial, budaya lokal, dan potensi daerah.

Dispar Kukar bahkan mewajibkan setiap bentuk bantuan dibarengi dengan hasil karya nyata, sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus pemantik produktivitas komunitas.

Saat ini, komunitas film indie Kukar telah memulai produksi film pendek yang akan menjadi buah pertama dari program ini.

Rencananya, karya tersebut akan ditayangkan di ruang publik Simpang Lodetang, membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk menyaksikan hasil kerja keras dan imajinasi anak-anak muda Kukar.

Lebih dari sekadar tontonan, film pendek ini menjadi simbol perlawanan terhadap keterbatasan produksi yang selama ini kerap membelenggu komunitas film daerah.

Kini, dengan adanya alat produksi dan dukungan moril dari pemerintah, harapan baru tumbuh untuk membawa sinema indie Kukar ke panggung yang lebih luas.

Zikri juga mengingatkan bahwa Kukar bukan pemain baru dalam dunia film lokal. “Dulu kita pernah punya film daerah yang kolaboratif. Itu jadi bukti bahwa potensi ini ada. Tinggal bagaimana kita menjaganya dengan pembinaan yang konsisten,” tuturnya.

Melalui komunitas film indie, para sineas muda Kukar tak hanya membuat karya, tapi juga membangun ruang belajar bersama, berkolaborasi, dan menghidupkan denyut kreativitas di tengah masyarakat.

Dispar Kukar pun optimistis, jika terus diberi ruang dan dukungan, sektor film lokal dapat tumbuh menjadi kekuatan industri kreatif baru yang menjanjikan di Kutai Kartanegara. (*)

Bagikan:
Berita Terkait