SiMATA Pejuang, Transformasi Digital Wisata Sejarah di Kota Juang Sangasanga

Sabtu, 29 Maret 2025 01:37 WITA

KURAWAL.ID,TENGGARONG – Kota Juang Sangasanga, tanah penuh jejak heroik perjuangan, kini melangkah lebih maju dalam menghidupkan wisata sejarah melalui sentuhan digital.

Inovasi baru yang dinamakan SiMATA Pejuang hadir untuk memperkaya pengalaman wisatawan, membawa cerita masa lalu ke genggaman tangan hanya dengan satu kali pindai barcode.

Tak lagi sekadar menyaksikan monumen sebagai saksi bisu sejarah, kini pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan narasi perjuangan para pahlawan lewat sistem informasi berbasis QR code.

Cukup arahkan ponsel ke barcode yang terpasang di monumen, maka kisah perjuangan Sangasanga akan tersaji secara akurat dan menarik.

Camat Sangasanga, Dachriansyah, mengungkapkan bahwa inovasi ini merupakan wujud nyata dari semangat untuk menjaga sejarah sambil mengikuti perkembangan zaman.

“Melalui sistem ini, wisatawan bisa langsung mengakses sejarah setiap monumen hanya dengan memindai barcode yang tersedia. Tak perlu lagi bertanya atau mencari-cari sumber lain, semua informasi langsung tersaji dengan akurat dan interaktif,” ujarnya, Sabtu (29/3/2025).

Ia menambahkan, ide cemerlang ini bermula dari pelatihan kepemimpinan yang diikuti salah satu staf Kecamatan Sangasanga. Dari sinilah muncul gagasan untuk menggabungkan teknologi dan sejarah dalam satu inovasi edukatif.

Saat ini, SiMATA Pejuang telah diterapkan di lima monumen bersejarah di Sangasanga sebagai langkah awal menuju digitalisasi penuh wisata sejarah Kota Juang. Namun, upaya ini belum akan berhenti.

Kecamatan Sangasanga tengah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kukar untuk memperluas jangkauan sistem ini ke seluruh monumen yang ada.

“Kami ingin semua monumen di Sangasanga memiliki barcode SiMATA Pejuang, agar wisatawan dapat dengan mudah mengakses informasi sejarah yang benar dan mendalam. Kami juga tengah mengembangkan fasilitas pendukung untuk memberikan pengalaman wisata terbaik bagi pengunjung,” tambah Dachriansyah.

Menanggapi inovasi ini, Plt Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Arianto, memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, SiMATA Pejuang merupakan contoh konkret bagaimana inovasi daerah bisa berkontribusi besar dalam pengembangan wisata berbasis edukasi.

“Kami menyambut sangat positif inovasi SiMATA Pejuang ini. Ini sejalan dengan semangat Dispar Kukar untuk mendorong digitalisasi sektor pariwisata, terutama untuk destinasi yang mengusung nilai sejarah seperti Sangasanga,” ujar Arianto.

Ia menegaskan bahwa transformasi digital seperti ini penting untuk menyesuaikan diri dengan karakter wisatawan masa kini, khususnya generasi muda yang lebih akrab dengan teknologi.

“Melalui inovasi seperti SiMATA Pejuang, wisata sejarah tidak lagi membosankan. Justru bisa menjadi daya tarik baru yang membuat generasi muda semakin tertarik mengenal sejarah bangsanya,” tambahnya. (*)

Bagikan:
Berita Terkait