Program WPM Capai 100 Persen, Dispora Kukar Sukses Cetak Pemuda Mandiri

Minggu, 23 November 2025 03:56 WITA

KURAWAL.ID,TENGGARONG — Upaya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam melahirkan generasi muda yang mandiri dan berdaya saing kembali membuahkan hasil.

Program Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri (WPM) mencatat capaian luar biasa pada 2025 dengan menyelesaikan 100 persen target pelaksanaan yang telah direncanakan.

Ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi pemuda Kukar.

Kabid Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas keberhasilan ini.

Menurutnya, seluruh rangkaian pelatihan, pendampingan, hingga kegiatan sharing yang diadakan sepanjang tahun berjalan sangat efektif dan mendapat respons positif dari para peserta.

“Alhamdulillah, target capaian kami tahun ini mencapai 100 persen. Program Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri sudah terlaksana sepenuhnya,” ujar Dery.

Kesuksesan program WPM tak lepas dari tingginya antusiasme pemuda. Tercatat, lebih dari 250 peserta telah mengikuti berbagai pelatihan yang digelar Dispora Kukar, mulai dari pelatihan peningkatan usaha, kewirausahaan, digital marketing, hingga pelatihan tematik sesuai bidang masing-masing.

Pelatihan dirancang agar bersifat aplikatif, memberikan pengetahuan praktis yang bisa langsung diterapkan oleh para peserta, baik yang baru merintis usaha maupun yang ingin meningkatkan kapasitas bisnisnya.

“Kami tidak hanya memberikan teori. Semua pelatihan diarahkan agar peserta bisa langsung mempraktikkannya dalam usaha mereka,” jelas Dery.

Selain pelatihan formal, Dispora Kukar juga rutin menggelar sesi sharing usaha yang dilaksanakan di sejumlah kecamatan. Lewat kegiatan ini, para pelaku usaha muda diberi ruang untuk berbagi pengalaman, berdiskusi, dan membangun jejaring bisnis.

Kegiatan sharing ini terbukti ampuh membangkitkan motivasi antar-peserta, sekaligus menciptakan ekosistem wirausaha yang lebih solid dan saling mendukung.

“Kegiatan semacam ini sangat penting karena pemuda bisa melihat bagaimana usaha orang lain berkembang. Inspirasi dan jejaring itu sangat berpengaruh untuk memulai langkah baru,” kata Dery.

Sejak pertama kali dibentuk pada tahun 2020, Klinik WPM telah melalui berbagai evaluasi dan pembaruan metode.

Berdasarkan data yang dihimpun, sektor kuliner menjadi bidang usaha yang paling mendominasi, mencapai 50 persen dari total peserta.

Hal ini menunjukkan bahwa minat pemuda terhadap usaha kuliner semakin besar, baik pada usaha makanan ringan, minuman modern, catering, hingga UMKM berbasis olahan lokal.

Dispora Kukar merespons tren tersebut dengan menyiapkan pelatihan yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Dengan capaian 100 persen tahun ini, Dispora Kukar semakin percaya diri melanjutkan program WPM sebagai bagian penting dari pembangunan SDM pemuda.

Program ini bukan hanya bertujuan memberikan pelatihan, tetapi juga menciptakan pemuda mandiri yang siap menjadi penggerak ekonomi daerah.

Dery memastikan bahwa Dispora Kukar akan terus memperkuat kurikulum pelatihan, memperluas jaringan pembinaan, dan meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak agar hasil yang dicapai semakin optimal.

“Kami ingin memastikan bahwa pemuda Kukar tidak hanya bisa memulai usaha, tetapi juga mampu bertahan, berkembang, dan memberi manfaat bagi lingkungannya,” tegasnya.

Dengan keberhasilan program WPM mencapai target maksimal, Dispora Kukar berharap momentum positif ini dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.

Semakin banyak pemuda yang terlibat, semakin besar pula potensi lahirnya wirausaha muda yang inovatif dan kreatif di Kutai Kartanegara.

Ke depan, Dispora Kukar berencana memperluas cakupan pelatihan dan memperkuat pendampingan agar lahir lebih banyak pelaku usaha pemuda yang mandiri, profesional, dan mampu bersaing dalam ekonomi modern.

“Harapannya, lewat Klinik WPM, Kukar bisa menjadi daerah yang kaya akan pemuda-pemuda kreatif dan berdaya saing tinggi,” tutup Dery. (ADV)

Bagikan:
Berita Terkait