KURAWAL.ID,TENGGARONG – Performa cemerlang cabang olahraga sepak bola menjadi harapan terbesar Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk menambah pundi-pundi emas di penghujung Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Timur 2025 yang digelar di Penajam Paser Utara.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa hingga hari ini peluang Kukar masih terbuka, terutama dari cabor sepak bola yang menunjukkan tren sangat positif sepanjang pertandingan.
“Cabang yang paling ditunggu tentu sepak bola. Sepak bola adalah salah satu tim terkuat di Kalimantan Timur, dan performa mereka beberapa pertandingan terakhir sangat baik, termasuk kemenangan telak atas sejumlah kabupaten/kota,” ujarnya Selasa (25/11/2025).
Ia berharap sepak bola kembali menjadi penentu prestasi Kukar seperti pada ajang Popprov sebelumnya.
“Meskipun tidak menjadi juara umum, minimal prestasi sepak bola bisa kembali terulang seperti pada Popprov sebelumnya, di mana kita tidak juara umum, tetapi mampu menjadi yang terbaik pada cabang paling bergengsi. Kami cukup yakin sepak bola Kukar masih punya peluang besar mengulang sukses itu,” tambahnya.
Sementara itu, klasemen sementara POPDA Kaltim menunjukkan perubahan posisi bagi Kukar. Ali mengakui bahwa dalam beberapa hari terakhir posisi Kukar sempat tergeser.
“Sampai hari ini, raihan medali kita mengalami sedikit perubahan. Beberapa hari terakhir posisi Kutai Kartanegara tergeser oleh Balikpapan. Di awal pertandingan kita sempat berada di peringkat kedua, kemudian bertahan cukup lama di posisi dua, dan hari ini turun menjadi peringkat ketiga,” jelasnya.
Meski demikian, menurut Ali capaian tersebut masih tergolong wajar jika berkaca pada hasil penyelenggaraan tahun sebelumnya. Kukar dinilai konsisten berada dalam jajaran tiga besar.
“Jika melihat capaian tahun lalu, kita memang berada di tiga besar. Artinya, apabila kita finis di posisi ketiga, itu masih dalam batas kewajaran dan tidak menunjukkan kemunduran yang signifikan. Namun kondisi ini tetap menjadi bahan evaluasi, terutama terkait pola pembinaan olahraga pelajar di Kutai Kartanegara,” tegasnya.
Dispora Kukar memastikan dukungan penuh bagi seluruh atlet hingga akhir kompetisi. Selain menjaga optimisme, hasil POPDA 2025 akan dijadikan acuan untuk memperkuat pola pembinaan atlet pelajar di masa depan.
Dengan masih tersisa beberapa cabor unggulan—khususnya sepak bola—Kukar tetap berpeluang memperbaiki posisi dan membawa pulang hasil maksimal dari POPDA Kaltim 2025.





