Melesat di Hari Pertama! Renang Kukar Borong 4 Emas di POPDA 2025

Selasa, 25 November 2025 05:06 WITA

KURAWAL.ID,TENGGARONG — Matahari baru saja naik ketika riak air di Kolam Renang Junjung Buyah berubah menjadi gelombang ambisi. Selasa pagi (25/11/2025) itu, suasana POPDA Kaltim seketika berdenyut lebih cepat.

Sorak kecil dari tribun, peluit wasit, dan tepukan air menjadi latar lahirnya kabar menggembirakan: Kontingen renang Kutai Kartanegara (Kukar) melejit dengan torehan 4 emas, 1 perak, dan 2 perunggu di hari pertama.

Di balik capaian itu, ada cerita tentang kesabaran, disiplin, dan keyakinan. Pelatih Akuatik Kukar, Andy Kusuma Putra, menjadi sosok paling tenang di tepi kolam, meski matanya tak pernah lepas dari lintasan.

Ia tahu, hari itu bukan hanya sekadar pertandingan—melainkan puncak dari rangkaian latihan panjang yang ditempuh para atlet muda Kukar.

“Dari awal kami sudah menyiapkan skenario pertandingan dengan matang. Semua atlet kami targetkan masuk final terlebih dahulu. Setelah itu barulah mereka mengejar medali,” ujar Andy, yang sejak pagi terlihat mendampingi atlet satu per satu.

Hasilnya berbicara. Delapan atlet putra dan empat atlet putri yang diturunkan, seluruhnya berhasil menembus babak final. Bagi Andy, inilah tanda bahwa persiapan mereka benar-benar menyatu: ritme, mental, dan ketahanan.

Berbeda dengan POPDA 2022, Andy melihat komposisi atlet tahun ini berada pada masa terbaik mereka.

Dulu, banyak berasal dari tingkat SMP dan harus berhadapan dengan lawan yang lebih matang. Kini, sebagian besar berada di jenjang SMA—usia emas bagi seorang perenang pelajar.

“Sekarang kematangan mereka terlihat. Mereka lebih percaya diri, lebih berani mengambil risiko, dan lebih paham strategi lomba,” jelasnya.

Beberapa atlet bahkan menjalani POPDA terakhir sebelum lulus. Momen itu menambah bobot emosional pada setiap ayunan tangan mereka di air.

“Setelah lulus, mereka tidak bisa tampil di POPDA lagi. Mungkin nanti bersaing di Porprov. Jadi ini kesempatan terakhir untuk menunjukkan kemampuan terbaik,” ucap Andy.

Di balik medali-medali yang berkilau, ada dukungan yang membuat perjalanan mereka lebih ringan. Andy menyebut Akuatik Kukar dan Dispora Kukar sebagai bagian penting dari proses yang berjalan mulus.

“Selama latihan tidak ada hambatan berarti. Fasilitas terpenuhi dan dukungan dari berbagai pihak sangat terasa. Kami tidak bekerja sendirian,” katanya.

Dukungan itu menjelma menjadi energi positif di kolam. Hasil hari pertama itu bukan hanya raihan angka—melainkan pesan bahwa renang Kukar mampu bersaing dan bahkan memimpin.

Andy berharap, performa gemilang di POPDA 2025 menjadi titik balik bagi minat masyarakat terhadap olahraga renang, yang selama ini masih kalah populer dibanding olahraga permainan.

“Semoga prestasi ini membuka mata masyarakat bahwa renang punya peluang besar untuk berkembang. Potensinya sangat besar,” harapnya.

POPDA masih akan berlangsung hingga 27 November. Namun bagi Kukar, langkah awal yang begitu bertenaga ini telah menjadi cerita pembuka yang layak dirayakan—sebuah pagi ketika gelombang kecil berubah menjadi catatan besar prestasi. (ADV)

Bagikan:
Berita Terkait