TENGGARONG – IRMA Ramadhan Fair #3 Tahun 2025 yang digelar di halaman Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Tenggarong tidak hanya menjadi ajang syiar keagamaan, tetapi juga ruang ekspresi kreatif bagi generasi muda Kutai Kartanegara (Kukar).
Berbagai lomba menarik yang dikemas dalam suasana penuh keakraban dan semangat religius, menjadi magnet utama dalam festival yang didukung penuh oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar ini.
Festival yang sudah memasuki tahun ketiga sejak pertama kali diselenggarakan pada 2023 ini mengusung konsep kompetisi yang beragam, melibatkan anak-anak, remaja, hingga komunitas kreatif di Kukar.
Semangat berkreativitas dan berkompetisi dengan nuansa Islami menjadi ciri khas dari IRMA Ramadhan Fair.
Berikut sejumlah lomba yang paling menarik perhatian dalam IRMA Ramadhan Fair 2025:
- Lomba Habsyi
Lomba Habsyi menjadi salah satu daya tarik utama. Puluhan grup Habsyi dari berbagai kecamatan di Kukar menunjukkan kemampuan mereka dalam melantunkan syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW.
Penampilan penuh harmoni ini bukan hanya menunjukkan bakat seni, tetapi juga memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya Islam.
- Lomba Fashion Show Busana Muslim
Anak-anak hingga remaja berlomba-lomba tampil dalam busana muslim terbaik mereka di atas panggung.
Dengan penuh percaya diri, mereka memperagakan busana muslim modern hingga tradisional, menunjukkan bahwa syariat bisa bersanding indah dengan kreativitas fesyen masa kini.
- Lomba Kreasi Odah Bejual
Lomba ini menjadi salah satu yang paling unik. Peserta diajak berkreasi menghias lapak jualan sederhana ala pasar Ramadhan.
Kreativitas menghias odah (lapak) menjadi sarana memperkenalkan kearifan lokal sekaligus menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini.
- Lomba Mewarnai Anak Ceria
Kategori lomba untuk anak-anak usia dini ini menghadirkan suasana ceria di tengah-tengah festival. Dengan tema Islami, anak-anak berkompetisi menghias gambar dengan warna-warna cerah, menunjukkan imajinasi mereka tentang suasana Ramadhan. - Lomba Ranking 1 Islami
Lomba ini menguji pengetahuan agama Islam para peserta melalui konsep kuis cepat. Peserta harus berpikir cepat menjawab pertanyaan seputar sejarah Islam, ibadah, dan adab-adab Ramadhan. Lomba ini sekaligus menjadi ajang edukasi keagamaan yang dikemas seru dan kompetitif. - Lomba Videografi
Mengikuti perkembangan zaman, IRMA Ramadhan Fair juga menghadirkan lomba videografi bertema Ramadhan.
Para peserta diajak mengabadikan momen-momen Ramadhan di Kukar dalam bentuk video kreatif. Ini menjadi wadah positif untuk generasi digital menuangkan karya mereka sekaligus mempromosikan nilai-nilai Islami.
- Lomba Promosi LPR (Local Product Review)
Inovatif dan kekinian, lomba ini menantang peserta untuk membuat promosi kreatif terhadap produk lokal Kukar yang dijual di sekitar arena Ramadhan Fair. Tujuannya bukan hanya lomba semata, tetapi juga mendorong kebanggaan terhadap produk lokal dan memperkuat ekonomi UMKM. - Lomba Anak Sholeh
Kegiatan ini ditujukan untuk anak-anak dalam bentuk lomba adab dan hafalan doa sehari-hari. Selain menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak dini, lomba ini juga menjadi ajang membentuk karakter anak yang berakhlak mulia. - Lomba Begerakan Sahur
Lomba ini menjadi daya tarik tersendiri karena menghidupkan tradisi membangunkan sahur secara kreatif dan meriah. Para peserta menampilkan berbagai inovasi dalam membangunkan sahur, mulai dari tabuhan alat musik tradisional hingga yel-yel penuh semangat.
Awang Ivan Ahmad, Kabid Pemasaran Dispar Kukar, menyebutkan bahwa variasi lomba di IRMA Ramadhan Fair ini membuktikan bahwa kegiatan keagamaan bisa dikemas dengan cara yang kreatif dan tetap menjaga esensi spiritual Ramadhan.
“IRMA Ramadhan Fair menghadirkan suasana yang tidak hanya religius, tetapi juga kreatif dan penuh semangat. Ini adalah bukti bahwa Ramadhan bisa diisi dengan kegiatan positif yang mendidik, menghibur, dan membangun karakter generasi muda,” ujar Ivan, Sabtu (22/3/2025).
Melalui berbagai lomba ini, Dispar Kukar berharap generasi muda tidak hanya terlibat aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, tetapi juga membangun jiwa kompetitif, kreatif, dan cinta terhadap budaya lokal.
Dengan dukungan penuh dari Dispar Kukar dan partisipasi aktif masyarakat, IRMA Ramadhan Fair #3 menjadi bukti nyata bahwa semangat Ramadhan di Kukar tidak hanya hidup di masjid, tetapi juga mewarnai ruang publik dengan kreativitas, nilai edukatif, dan ukhuwah yang semakin kuat. (*)





