KURAWAL.ID, TENGGARONG – Demam olahraga Padel mulai melanda Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Olahraga raket modern yang tengah naik daun ini mendadak menjadi pilihan baru bagi warga yang mencari pengalaman bermain lebih seru dari sekadar tenis atau bulu tangkis.
Hadirnya lapangan Padel pertama di Tenggarong—Fatma Padel di Hotel Grand Fatma, Jalan Pesut—langsung menjadi pusat perhatian.
Pelatih Padel, Gwiuk Pratiwi, menyebut antusiasme warga meningkat pesat meski fasilitasnya baru satu-satunya di Tenggarong.
“Padel ini perpaduan antara tenis dan squash, dimainkan di lapangan tertutup dengan dinding kaca. Raketnya khusus, kecil, tanpa senar,” terang Gwiuk, Rabu (17/10/2025).
Permainan Cepat, Seru, dan Mudah Dipelajari
Menurutnya, Padel dimainkan empat orang, dua lawan dua, layaknya ganda dalam tenis. Bola yang digunakan serupa bola tenis, namun sedikit lebih lunak. Cara mainnya pun sederhana tetapi menantang.
“Bola dipukul melewati net dan boleh memantul ke dinding setelah kena lantai. Kalau langsung ke dinding, itu out. Sistem poinnya sama seperti tenis, 15, 30, 40, lalu game,” jelasnya.
Gwiuk menambahkan, sebagian besar peminat awal adalah mereka yang sudah terbiasa bermain olahraga raket. Namun, pemula tanpa pengalaman sekalipun mulai bermunculan dan tertarik mencoba.
“Saya buka kelas dari nol. Teknik dasar seperti forehand, backhand, sampai kontrol bola selalu jadi latihan awal. Yang penting mau mencoba,” katanya.
Fatma Padel Jadi Pusat Aktivitas Baru
Sejak dibuka, Fatma Padel menjadi tujuan favorit warga yang ingin merasakan olahraga yang tengah mendunia ini. Setiap sesi latihan diramaikan berbagai kalangan, dari atlet komunitas hingga pemula yang sekadar ingin berolahraga santai.
“Alhamdulillah antusiasnya tinggi. Ini peluang besar untuk berkembang,” ujar Gwiuk.
Ia berharap perkembangan ini mendapat dukungan pemerintah daerah, khususnya dalam pembentukan perkumpulan resmi Padel di Kukar.
“Kalau ada wadah seperti Perkumpulan Padel, kita bisa mulai mencari bibit atlet. Event Padel sudah ada di tingkat Kalimantan. Ini momentum yang bagus,” tegasnya.
Dispora Kukar Sambut Positif
Sementara itu, Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menilai kehadiran Padel di Tenggarong merupakan kabar baik bagi perkembangan olahraga rekreasi sekaligus prestasi di Kukar.
“Kami melihat Padel punya potensi kuat untuk berkembang. Kalau minat masyarakat tinggi, tentu kami akan dukung pembentukan komunitas atau perkumpulan resminya,” ujar Aji Ali.
Ia menegaskan, Dispora Kukar terbuka untuk menerima inisiatif komunitas jika ingin melakukan pembinaan lebih serius.
“Silakan ajukan konsep atau usulan. Pemerintah siap memfasilitasi, termasuk pembinaan dan turnamen, kalau ekosistemnya sudah terbentuk,” tambahnya.
Menurut Aji Ali, munculnya olahraga baru seperti Padel menjadi bukti bahwa minat masyarakat terhadap sport lifestyle terus berkembang.
“Semakin banyak pilihan olahraga, semakin besar peluang kita menemukan bibit potensial. Padel ini bisa jadi cabang yang menjanjikan ke depan,” tutupnya. (ADV)





