Kwarcab Kukar 2025–2030 Usung Misi Besar, Bidik Jadi yang Terbaik di Kaltim

Senin, 24 November 2025 04:04 WITA

KURAWAL.ID,TENGGARONG — Gerakan Pramuka Kutai Kartanegara (Kukar) memasuki babak baru. Di bawah kepemimpinan Ketua Kwarcab periode 2025–2030, Aji Ali Husni, organisasi kepanduan ini menegaskan ambisi besar.

Yakni, mengukuhkan diri sebagai yang terbaik di Kalimantan Timur melalui program yang lebih adaptif, kreatif, dan relevan bagi generasi muda.

Aji Ali, yang juga menjabat Kepala Dispora Kukar, menilai bahwa mempertahankan prestasi saja tidak cukup.

Transformasi dan inovasi harus menjadi fondasi agar pramuka kembali menjadi ruang pembinaan yang diminati dan dipercaya masyarakat.

“Misi utama kami tentu mempertahankan prestasi yang sudah ada. Namun lebih dari itu, kami ingin meningkatkan capaian, memperkuat daya saing, serta menambah aktivitas yang lebih menantang dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Ia mengakui, tantangan pembinaan pramuka saat ini tidak ringan. Beban belajar siswa yang makin tinggi, ekskul yang beragam, hingga banyaknya kegiatan alternatif membuat minat generasi muda terhadap pramuka mengalami penurunan.

Namun bagi Kwarcab Kukar, tantangan ini menjadi peluang untuk berbenah.

“Perubahan zaman menuntut program yang kreatif. Kami ingin menghadirkan kegiatan pramuka yang tidak hanya mendidik, tetapi juga seru, modern, dan sesuai minat generasi muda,” tegasnya.

Sebagai organisasi yang berada di bawah pembinaan Dispora, Kwarcab Kukar akan memperkuat koordinasi teknis maupun kelembagaan.

Dispora Kukar juga menyiapkan langkah-langkah kolaboratif, terutama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten dan Provinsi untuk pembinaan pangkalan pramuka tingkat SMA.

Kemudian, sinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemilik Satuan Karya (SAKA) akan turut digiatkan.

“SAKA adalah ujung tombak kegiatan berbasis keahlian. Kolaborasi dengan OPD pemilik SAKA akan membuat kegiatan semakin kuat dan selaras dengan tugas serta fungsi masing-masing,” jelas Ali.

Penguatan kualitas SDM menjadi perhatian khusus Kwarcab Kukar. Baik pembina maupun peserta didik akan mendapat pelatihan berkesinambungan berbasis kompetensi, etika, dan keamanan kegiatan.

Hal ini menyusul beberapa kasus di luar daerah yang melibatkan oknum pembina.

“Ini menjadi urgensi bagi kami. Pembina harus memiliki integritas, kompetensi, dan etika yang baik. Pramuka harus menjadi ruang yang aman dan positif bagi anak-anak,” ujarnya.

Dispora Kukar memastikan seluruh arah program pramuka akan dievaluasi secara rutin agar pembinaan berjalan efektif dan terukur.

Harapannya, Gerakan Pramuka Kukar dapat kembali menjadi wadah pembentukan karakter yang kuat, dipercaya, dan mampu mencetak generasi muda yang tangguh serta berdaya saing.

“Target kami jelas, menjadikan Gerakan Pramuka Kutai Kartanegara sebagai yang terbaik di Kaltim,” tutup Ali. (ADV)

Bagikan:
Berita Terkait