KURAWAL.ID,TENGGARONG — Menjelang Babak Kualifikasi (BK) Porprov Kalimantan Timur 2025, kekuatan Perbasasi Kutai Kartanegara (Kukar) semakin solid.
Dukungan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar menjadi energi penting yang menguatkan persiapan tim softball dan baseball Kukar yang akan bertanding di Palaran, Samarinda Seberang, Desember mendatang.
Sekretaris Dispora Kukar, Syafliansyah, menegaskan bahwa pemerintah daerah melalui Dispora memberikan dukungan penuh kepada cabang olahraga (cabor) yang akan tampil di BK Porprov, termasuk Perbasasi Kukar yang banyak dihuni atlet muda.
“Memang benar Perbasasi Kukar mengajukan persiapan untuk BK Porprov, dan pastinya kita mendukung. Apalagi atlet mereka banyak berasal dari atlet junior. Tidak hanya Perbasasi, semua cabor kita suport semaksimal mungkin dengan kondisi anggaran yang ada,” jelasnya.
Syafliansyah menambahkan bahwa meski tahun ini terjadi efisiensi anggaran, Dispora tetap berupaya mengakomodasi kebutuhan cabor, terutama untuk persiapan menuju BK Porprov yang menjadi pintu masuk ke Porprov 2026 di Paser.
Di sisi lain, Pelatih Perbasasi Kukar, Agung Dwi Pangga, menyampaikan bahwa timnya saat ini tengah menjalani tahap training center (TC) tiga kali seminggu. Namun intensitas latihan akan meningkat drastis mulai 1 Desember.
“Untuk sementara kami TC di Stadion Aji Imbut dan Minisoccer Aji Imbut. Nanti mulai 1 Desember, latihan akan dilakukan setiap hari menjelang keberangkatan,” ujar Agung.
BK Porprov sendiri akan berlangsung pada:
• Softball: 14–18 Desember 2025
• Baseball: 18–22 Desember 2025
Seluruh pertandingan digelar di Lapangan Palaran, Samarinda Seberang.
Perbasasi Kukar tahun ini membawa banyak wajah baru. Agung menyebutkan, total ada 17 atlet softball dan 20 atlet baseball yang akan diturunkan.
Sebagian besar atlet merupakan pemain muda, bahkan banyak di antaranya masih duduk di bangku SMP, SMA, hingga beberapa atlet usia di bawah 28 tahun.
“Kami memang bawa atlet junior karena ini bagian dari pembinaan dan regenerasi. Fokus kami bukan hasil instan, tapi menyiapkan atlet kuat untuk lima tahun ke depan,” tegasnya.
Dalam TC, latihan difokuskan pada penguatan pukulan dan permainan agresif. “Kami fokus di batting atau pukulan. Kami ingin anak-anak lebih berani menyerang,” tambahnya.
Agung mengakui, persiapan tidak selalu berjalan mulus. Beberapa atlet masih berada di SKOI Samarinda sehingga tidak bisa mengikuti latihan penuh.
“Sebagian atlet sekolah di Samarinda, jadi belum bisa gabung penuh. Baru nanti tanggal 1 Desember mereka kembali ke Kukar,” ungkapnya.
Meski begitu, ia optimistis persiapan bisa maksimal karena dukungan pemerintah daerah terbukti membantu keberlangsungan program latihan. “Alhamdulillah, pemerintah melalui Dispora mendukung penuh, baik dari fasilitas maupun pendanaan,” katanya.
Berbeda dengan cabor lain yang menargetkan medali, Perbasasi Kukar memasang target yang realistis—yakni lolos ke Porprov 2026 di Paser.
“Yang penting anak-anak tampil maksimal dan terus berkembang selama lima tahun ke depan. Target kami sederhana saja: lolos BK Porprov,” ujar Agung.
Ia juga memberikan pesan khusus kepada para atlet agar tetap tenang dan menikmati proses latihan. “Pesan saya, jangan dibebani. Nikmati prosesnya. Yang terpenting, kita membentuk bibit kuat untuk Kukar ke depannya,” tutupnya. (ADV)





