Fenomena Padel di Tenggarong, Dispora Kukar Dorong Investasi Lapangan Baru

Selasa, 18 November 2025 04:30 WITA

KURAWAL.ID,TENGGARONG — Demam padel resmi melanda Tenggarong. Olahraga raket modern yang memadukan unsur tenis, squash, dan pickleball ini kini menjadi magnet baru bagi masyarakat, dengan animo penyewa lapangan yang terus melonjak.

Melihat fenomena tersebut, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menilai padel memiliki potensi besar untuk berkembang—baik sebagai olahraga rekreasi maupun peluang ekonomi baru.

Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, mengakui padel kini menjadi primadona baru masyarakat kota Raja. Ia menilai, popularitas padel bukan hanya soal tren, tapi sinyal kuat bahwa kebutuhan masyarakat akan olahraga modern semakin meningkat.

“Antusias masyarakat sangat tinggi. Lapangan selalu penuh. Kami berharap ini bukan sekadar FOMO, tapi benar-benar menjadi bagian dari gaya hidup sehat warga Kukar,” ujar Dery.

Lapangan Baru Dibutuhkan

Saat ini, Tenggarong baru memiliki satu lapangan padel. Akibatnya, antrean penyewaan mengular setiap hari.

Melihat tingginya minat, Dispora Kukar mendorong agar pelaku usaha melihat peluang ini sebagai sektor investasi olahraga yang menjanjikan.

“Kesempatan ini terbuka lebar. Jika swasta berinvestasi membangun lapangan baru, bukan hanya menggerakkan industri olahraga, tapi juga akan berdampak pada ekonomi lokal,” jelas Dery.

Menurutnya, padel berpotensi mengikuti jejak olahraga yang lebih dulu populer seperti bulu tangkis dan tenis meja—yang pada akhirnya menjadi olahraga masyarakat.

Berdasarkan pengamatan Dispora Kukar, sebagian besar pemain padel di Tenggarong merupakan mantan atau atlet aktif dari cabang tenis, squash, dan pickleball.

Hal ini menunjukkan bahwa padel menjadi “pelarian” sekaligus tantangan baru bagi mereka yang sudah terbiasa dengan permainan raket.

“Banyak yang sudah punya dasar dari tenis atau squash. Itu membuat padel semakin cepat diterima. Polanya mudah, gameplay-nya menyenangkan, dan cocok dimainkan segala usia,” tambah Dery.

Dispora menilai padel bukan mustahil berkembang menjadi cabang olahraga prestasi. Namun syaratnya, fasilitas dan jumlah lapangan harus bertambah untuk menunjang pembinaan atlet muda.

“Kalau fasilitas bertambah dan komunitasnya semakin besar, padel bisa menjadi olahraga prestasi. Pemerintah siap menfasilitasi kolaborasi antara pelaku usaha, komunitas, dan organisasi olahraga,” katanya.

Menurut Dery, Dispora Kukar berkomitmen untuk terus menjaga ruang tumbuh bagi komunitas olahraga baru. Padel dipandang sebagai alternatif sehat bagi masyarakat sekaligus peluang emas menghidupkan ekonomi olahraga.

“Kami ingin padel tumbuh stabil dan terjangkau. Kalau lapangannya banyak, masyarakat makin mudah mengakses. Itu akan membuat olahraga ini benar-benar hidup di Kukar,” tutupnya. (ADV)

Bagikan:
Berita Terkait