Dispora Kukar Minta Usulan dari Bawah, Komitmen Dukung Olahraga Masyarakat

Selasa, 25 November 2025 04:33 WITA

KURAWAL.ID,TENGGARONG — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan kembali komitmennya dalam mendukung berbagai kegiatan olahraga masyarakat.

Namun dukungan itu tidak dapat berdiri sendiri tanpa adanya alur pengusulan yang jelas dari tingkat kecamatan, desa, hingga komunitas.

Penegasan ini disampaikan Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi, saat ditemui di kantornya.

Ari mengungkapkan bahwa sejumlah kegiatan olahraga masyarakat sering kali tidak muncul dalam daftar perencanaan anggaran karena minimnya komunikasi dari pihak pelaksana di tingkat bawah.

Padahal, mekanisme resmi pengajuan program telah tersedia melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) yang berjenjang mulai dari desa hingga kecamatan.

“Memang ada keterbatasan kami. Jika kecamatan atau komunitas tidak menyampaikan informasi ke Dispora, maka kami tidak dapat memetakan kebutuhan mereka. Bukan berarti kami mengabaikan, tetapi penganggaran harus datang dari bawah,” ujar Ari.

Ia menjelaskan bahwa seluruh mekanisme perencanaan daerah menggunakan pola top-down dan bottom-up.

Dalam konteks olahraga masyarakat, Dispora hanya bisa mengakomodasi kegiatan yang telah diusulkan melalui forum resmi musrenbang.

Dari forum inilah pemerintah daerah dapat menyusun skala prioritas program pembinaan, fasilitas, maupun event.

“Semua kinerja kami berbasis anggaran. Mau mengadakan kegiatan, pembinaan, atau fasilitasi, semuanya tergantung pada usulan yang masuk. Kalau ada informasi dari bawah, kami pasti siap mendukung,” tambahnya.

Dispora Kukar juga membuka ruang komunikasi lebih luas untuk memastikan aspirasi masyarakat dapat tersampaikan.

Ari mengatakan, komunitas olahraga, organisasi lokal, hingga pemerintah desa dapat mengajukan program melalui jalur eksekutif maupun legislatif.

Bahkan, presentasi program secara langsung bisa dilakukan untuk memperjelas kebutuhan dan arah kegiatan yang diinginkan.

“Dinas Kepemudaan dan Olahraga selalu terbuka dalam menghimpun aspirasi. Yang terpenting, ada tahapan yang harus dilalui. Dimulai dari musrenbang, di mana pemerintah daerah langsung menjaring usulan dari desa,” jelasnya.

Ari juga menekankan pentingnya kontinuitas dalam pengajuan program. Menurutnya, jika kegiatan secara rutin disampaikan setiap tahun lewat musrenbang, maka peluang masuk dalam rencana anggaran semakin besar.

Hal ini berlaku untuk pembangunan fasilitas olahraga masyarakat, bantuan peralatan, hingga penyelenggaraan event di tingkat kecamatan.

Ari berharap komunitas olahraga di seluruh wilayah Kukar dapat lebih aktif menyusun program dan menyampaikan melalui mekanisme resmi.

Menurutnya, banyak kecamatan memiliki potensi olahraga masyarakat yang kuat, namun tidak terpetakan karena minimnya pengajuan formal.

Ia menilai bahwa koordinasi dari tingkat bawah sangat penting agar Dispora dapat menyusun program yang benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.

Tanpa adanya usulan, Dispora kesulitan menentukan prioritas dan anggaran untuk kegiatan olahraga masyarakat.

“Intinya, kalau ada usulan dari bawah, kami siap membantu. Dispora Kukar sangat mendukung kegiatan olahraga masyarakat, asalkan mekanismenya ditempuh sesuai ketentuan,” tegasnya.

Dengan mekanisme perencanaan yang jelas dan kolaboratif, Dispora Kukar berharap ekosistem olahraga masyarakat dapat berkembang lebih optimal.

Dukungan pemerintah daerah akan selalu tersedia, namun partisipasi aktif dari desa, kecamatan, dan komunitas akan menjadi kunci terciptanya kegiatan olahraga yang berkelanjutan dan tepat sasaran. (ADV)

Bagikan:
Berita Terkait