Dispora Kukar Dorong Komunitas Perkuat Olahraga Tradisional di Setiap Kecamatan

Selasa, 25 November 2025 04:25 WITA

KURAWAL.ID,TENGGARONG — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelestarian dan pengembangan olahraga tradisional dengan menggandeng komunitas dan Kormi (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia).

Dispora menilai, peran komunitas menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan olahraga tradisional di seluruh kecamatan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi.

Ia menekankan bahwa Dispora berperan sebagai fasilitator yang memberikan dukungan sarana, prasarana, dan ruang kegiatan bagi masyarakat—sementara pengembangan teknis dilakukan oleh komunitas lokal dan induk organisasi yang berada di bawah Kormi.

“Dispora itu fasilitator. Untuk olahraga tradisional, pengembangan kami serahkan kepada komunitas karena anggaran terbatas. Tetapi jika ada komunitas yang meminta bantuan peralatan dan barang itu tersedia, pasti kami berikan,” ujar Ari.

Ari menjelaskan, keterlibatan komunitas sangat penting karena merekalah yang paling memahami karakteristik, sejarah, dan minat masyarakat terhadap olahraga tradisional di wilayah masing-masing.

Dengan pola kolaborasi ini, Dispora berharap upaya pelestarian berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Selain memberikan fasilitas teknis, Dispora Kukar juga rutin mendukung penyelenggaraan olahraga tradisional melalui rangkaian event budaya, seperti Festival Erau dan kegiatan Kampong Tuha.

Event-event ini menjadi wadah bagi masyarakat dari berbagai kecamatan untuk menampilkan olahraga tradisional khas daerah mereka.

Menurut Ari, setiap usulan kegiatan yang diajukan oleh masyarakat, baik dari tingkat RT, kelurahan, maupun desa, selalu dipertimbangkan dan diakomodasi selama anggaran tersedia.

“Permintaan dari masyarakat hampir selalu kami akomodasi. Dari RT, kelurahan, sampai desa, selama anggarannya ada, pasti kami suport,” jelasnya.

Ari juga memetakan bahwa setiap kecamatan di Kukar memiliki ciri khas olahraga tradisional yang kuat.

Beberapa di antaranya bahkan telah menjadi identitas lokal yang dipertahankan turun-temurun.

  • Kota Bangun Darat: Enggrang dan Kelom Panjang
  • Sangasanga: Ketapel
  • Samboja: Panahan Tradisional
  • Tenggarong, Sebulu, Loa Kulu: Gasing

Keberagaman inilah yang ingin terus dijaga Dispora bersama Kormi melalui penguatan komunitas dan peningkatan kegiatan.

“Kami siap memfasilitasi, bekerja sama dengan Kormi sebagai induk organisasi. Sepanjang ada kegiatan dan anggarannya tersedia, pasti kami suport,” tegas Ari.

Dispora Kukar menargetkan agar setiap kecamatan mampu menghidupkan kembali olahraga tradisional sebagai aset budaya sekaligus sarana rekreasi masyarakat.

Melibatkan pemuda dalam pembudayaan ini juga menjadi fokus penting, mengingat mereka adalah generasi penerus yang akan menjaga keberlanjutan tradisi.

Dengan kerja sama yang solid antara Dispora, Kormi, komunitas, dan pemerintah desa, olahraga tradisional di Kukar diharapkan tidak hanya dilestarikan, tetapi juga dapat dikemas menjadi daya tarik wisata budaya yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Program penguatan ini menjadi langkah nyata Dispora dalam merawat identitas budaya Kukar melalui olahraga tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. (ADV)

Bagikan:
Berita Terkait