KURAWAL.ID,TENGGARONG – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengambil langkah cepat merespons maraknya fenomena perilaku remaja yang memicu kekhawatiran publik.
Upaya pembinaan kini disiapkan melalui kolaborasi langsung dengan Satpol PP Kukar, sebagai mitra strategis dalam penanganan kedisiplinan dan perilaku sosial generasi muda.
Kabid Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, mengatakan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kebutuhan mendesak agar pembinaan dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan terarah.
“Kami melihat kondisi yang cukup serius terjadi di kalangan remaja. Ini tidak bisa dibiarkan. Kami sudah berdiskusi dengan Satpol PP, khususnya Pak Rasidi, untuk melihat bentuk pembinaan yang paling tepat,” ungkap Dery.
Selain Satpol PP, Dispora juga menggandeng KNPI sebagai organisasi kepemudaan yang saat ini tengah merumuskan program klinik remaja atau kesehatan remaja.
Program tersebut dinilai penting untuk menyentuh aspek kesehatan, tumbuh kembang, mental, hingga pemahaman risiko di kalangan pelajar dan pemuda.
“Kami dan KNPI sedang membangun rencana kolaborasi. Dalam waktu dekat, kami akan mengadakan pertemuan ‘ngopi bareng’ untuk membahas teknis kerja samanya, termasuk melibatkan beberapa organisasi lainnya,” jelasnya.
Dery menegaskan bahwa pembinaan remaja tidak dapat dilakukan secara terpisah. Setiap organisasi memiliki peran dan keahlian masing-masing yang dapat saling melengkapi.
“Kita ingin mencegah dampak buruk bagi generasi muda Kukar. Pemuda harus punya wadah untuk bergerak, berkegiatan positif, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan. Tetapi semua itu harus ditopang oleh kesehatan dan pembinaan yang memadai,” ujarnya.
Melalui sinergi antara Dispora, Satpol PP, dan KNPI, pembinaan remaja diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek untuk merespons fenomena saat ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda Kukar yang lebih sehat, produktif, dan berkarakter. (ADV)





