SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus memperkuat komitmennya menghadirkan layanan pendidikan yang merata.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman kembali menyoroti pentingnya pembangunan sekolah sebagai kunci memperluas jangkauan pendidikan dasar.
Ia menegaskan bahwa pemerataan hanya bisa tercapai jika pembangunan fasilitas dilakukan secara masif dan menyentuh wilayah yang selama ini mengalami kekurangan.
“APK kita harus naik dan itu tidak mungkin terjadi kalau tidak ada intervensi pembangunan ruang kelas baru dan peningkatan sarana sekolah,” ujarnya pada Jum’at (21/11/2025).
Menurut Bupati, banyak desa dan kecamatan yang membutuhkan penambahan sekolah maupun ruang kelas agar anak-anak tidak harus menempuh perjalanan jauh untuk bersekolah.
Kondisi geografis Kutai Timur yang luas membuat pembangunan tidak bisa dilakukan parsial, melainkan harus menyesuaikan pola permukiman dan jumlah penduduk di tiap wilayah.
Ia juga mengingatkan bahwa sekolah swasta tidak boleh diabaikan dalam upaya pemerataan.
Ketika sekolah swasta diperkuat, daya tampung keseluruhan meningkat, sehingga kesempatan belajar bagi anak-anak semakin terbuka.
Dalam penjelasannya, Bupati menilai bahwa Sitisek akan membantu pemerintah membaca kebutuhan pendidikan secara lebih akurat.
Data anak tidak sekolah yang terkumpul akan menunjukkan lokasi-lokasi yang paling mendesak mendapatkan intervensi ruang kelas baru.
Koordinasi antara kecamatan dan desa juga disebut sangat penting agar laporan kebutuhan sekolah dapat diterima lebih cepat.
Dengan komunikasi yang baik, proses pembangunan bisa direncanakan tanpa menunggu terlalu lama.
Bupati menambahkan bahwa peningkatan APK bukan hanya soal statistik, tetapi langkah strategis mengangkat kesejahteraan masyarakat.
“Ketika APK naik terutama di jenjang dasar maka peluang peningkatan kualitas hidup masyarakat juga meningkat,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh dinas terkait bergerak bersama untuk memastikan setiap anak di Kutai Timur mendapatkan ruang belajar yang layak dan terjangkau. (ADV)





