Bupati Kukar Terima Seserahan Hasil Bumi dari Warga Desa Mulawarman

Rabu, 16 Juli 2025 07:49 WITA
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menerima atur-aturi atau seserahan dari warga Desa Mulawarman, Kecamatan Tenggarong Seberang.

Kurawa.lid, Tenggarong– Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Pendopo Odah Etam saat Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menerima atur-aturi atau seserahan dari warga Desa Mulawarman, Kecamatan Tenggarong Seberang.

Tradisi ini menjadi puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-42 Desa Mulawarman yang dirangkai dengan kegiatan bersih desa dan sedekah bumi.

Seserahan yang dibawa rombongan warga bukan sembarang hadiah. Kambing, ayam, beras, sayuran segar, hingga buah-buahan hasil panen sendiri mereka persembahkan sebagai wujud rasa syukur atas hasil pertanian yang melimpah.

Rombongan dipimpin Kepala Desa Mulawarman Mulyono, didampingi Camat Tenggarong Seberang Tego Yuwono, tokoh masyarakat, dan para sesepuh desa.

Melihat rombongan membawa hasil bumi, senyum Bupati Aulia merekah. Ia mengaku rasa lelahnya setelah beraktivitas sejak pagi langsung sirna.

“Saya sangat bahagia. Melihat saudara-saudara dari Desa Mulawarman membawa hasil panen melimpah, rasa lelah itu hilang seketika. Dari lubuk hati terdalam, saya ucapkan terima kasih,” ucapnya tulus, Rabu (16/7/2025).

Bupati Aulia menuturkan, Desa Mulawarman punya arti khusus dalam perjalanan politiknya. Saat masa pencalonan hingga kampanye, dukungan dari desa ini mengalir tanpa henti.

“Hubungan kami bukan hanya antara kepala daerah dan warga, tapi ikatan kekeluargaan. Saya merasa bagian dari masyarakat Desa Mulawarman,” ujarnya dengan penuh rasa bangga.

Dalam kesempatan itu, ia langsung menginstruksikan Dinas Pertanian Kukar untuk berkoordinasi dengan pihak desa dan kelompok tani mengenai kebutuhan sarana dan prasarana penunjang pertanian.

“Pak Kadis Pertanian, tolong fasilitasi. Apa pun yang dibutuhkan masyarakat untuk meningkatkan hasil panen, segera komunikasikan,” tegasnya.

Kepala Desa Mulawarman, Mulyono, mengaku bangga dan bersyukur desanya yang berada di tengah kepungan area tambang masih mampu mempertahankan produktivitas pertanian.

Ia berharap Pemkab Kukar dapat memberikan bantuan peralatan dan infrastruktur untuk memaksimalkan hasil panen.

“Meski di tengah tantangan, kami tetap bisa menghasilkan panen yang memuaskan. Dengan dukungan pemerintah, kami yakin hasilnya bisa lebih baik lagi,” ungkapnya.

Tradisi seserahan hasil bumi ini bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi menjadi simbol eratnya hubungan antara pemerintah daerah dan warganya.

Di Desa Mulawarman, hasil bumi adalah persembahan, dan rasa syukur adalah pengikat yang menyatukan. (*)

Bagikan:
Berita Terkait