Kurawal.id, Tenggarong– Sorak sorai dan tepuk tangan meriah memenuhi Gedung Bela Diri Tenggarong Seberang pada Selasa (22/7/2025) malam.
Di hadapan ratusan penonton dan peserta, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri bersama Wakil BupatiRendi Solihin menyerahkan Piala Bergilir Bupati Kukar untuk Liga Esports Kutai Kartanegara.
Bagi Aulia, ajang ini bukan sekadar kompetisi gim, tetapi juga wadah pembinaan mental juara, kerja sama tim, strategi, dan etika digital.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kukar berkomitmen penuh mengembangkan ekosistem esports yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan.
“Esports bukan hanya tentang bermain game. Ini tentang strategi, kerja sama, mental, dan sportivitas. Semua relevan dengan tantangan zaman,” tegas Aulia.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Pengurus Esports Indonesia (ESI) Kukar, panitia, serta para sponsor yang telah bekerja keras menyelenggarakan liga dari babak penyisihan hingga grand final.
Kepada para finalis, Aulia berpesan untuk bertanding dengan penuh sportivitas dan menjadikan ajang ini sebagai batu loncatan menuju panggung yang lebih besar.
“Selamat kepada para juara, terus tingkatkan kualitas dan keterampilan. Bagi yang belum menang, jangan berkecil hati. Jadikan pengalaman ini sebagai pelajaran berharga untuk bangkit,” ujarnya.
Menurut Aulia, perkembangan industri esports saat ini begitu pesat dan telah diakui sebagai cabang olahraga prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Hal ini, katanya, adalah peluang emas bagi generasi muda Kukar untuk menunjukkan bakat, kreativitas, dan sportivitas di dunia digital.
Ia optimistis, dengan pembinaan yang berkesinambungan, sinergi, dan dukungan bersama, Kukar mampu melahirkan atlet esports berprestasi yang dapat bersaing di tingkat nasional hingga internasional, sekaligus membawa nama daerah ke kancah dunia.
“Esports hanyalah salah satu contoh. Prinsipnya sama untuk semua cabang olahraga: pembinaan, dedikasi, dan kerja sama akan melahirkan juara sejati,” tutupnya. (*)





