Askab PSSI Kukar Latih 40 Wasit Muda, Dispora Fasilitasi Lisensi C3 Nasional

Rabu, 12 November 2025 01:14 WITA

KURAWAL.ID,TENGGARONG – Upaya memperkuat kualitas perwasitan sepak bola di Kutai Kartanegara (Kukar) terus dilakukan melalui kolaborasi antara Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kukar dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar.

Tahun ini, sebanyak 40 peserta dari 18 kecamatan resmi mengikuti Pelatihan Wasit Lisensi C3 Nasional, sebuah program penting dalam peningkatan sumber daya manusia di dunia sepak bola.

Pelatihan yang digelar di Hotel Fatma dan Stadion Aji Imbut ini menjadi wadah bagi pemuda berusia 20–30 tahun untuk meningkatkan kemampuan teknis dan pemahaman regulasi perwasitan sesuai standar PSSI dan FIFA.

Ketua Panitia Pelaksana, Surya Agus, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan jangka panjang Askab PSSI Kukar dalam melahirkan wasit muda berkualitas.

“Ini kegiatan pembinaan SDM di cabang olahraga sepak bola, khususnya di bidang perwasitan. Askab PSSI Kukar bekerja sama dengan Dispora Kukar yang memfasilitasi dan menyiapkan anggaran untuk pembinaan generasi wasit sepak bola,” ujarnya, awal November 2025.

Pelatihan digelar selama enam hari, menghadirkan dua instruktur nasional: Nurdin dari Bontang dan Budi Handayani dari Jakarta. Keduanya merupakan instruktur resmi yang direkomendasikan PSSI Pusat.

Selama pelatihan, peserta mendapat materi lengkap mulai dari:
• Pemahaman Laws of the Game
• Peraturan pertandingan
• Simulasi kebugaran wasit
• Praktik penggunaan atribut wasit (peluit, bendera, kartu)
• Latihan praktik di lapangan

Setiap hari, peserta memulai sesi praktik di Stadion Aji Imbut sejak pukul 05.30 hingga 08.00 WITA, sebelum melanjutkan materi kelas di hotel.

Dari 20 kecamatan di Kukar, hanya Muara Badak dan Kenohan yang tidak mengirimkan perwakilan. Sementara 18 kecamatan lainnya mengikutsertakan peserta sesuai batasan usia yang ditetapkan PSSI Pusat.

Surya berharap pelatihan ini menghasilkan wasit-wasit muda berlisensi yang siap memimpin berbagai kompetisi di Kukar.

“Kami berharap seluruh peserta bisa lulus dan mendapatkan lisensi nasional. Nantinya mereka bisa memimpin pertandingan dari tingkat RT, desa, kecamatan hingga kabupaten,” harapnya.

Salah satu peserta dari Kecamatan Samboja, Muhammad Iqbal, mengaku antusias mengikuti pelatihan ini. Menurutnya, fasilitas dan dukungan pemerintah daerah menjadi motivasi tersendiri.

“Saya senang pemerintah memfasilitasi pelatihan seperti ini. Harapannya bisa lulus dan menjadi wasit yang berkualitas untuk Kabupaten Kukar,” tuturnya.

Dengan pelatihan ini, Askab PSSI Kukar dan Dispora Kukar berharap lahirnya wasit-wasit muda yang kompeten, profesional, dan mampu mendukung peningkatan mutu sepak bola daerah hingga ke tingkat yang lebih tinggi. (ADV)

Bagikan:
Berita Terkait