KURAWAL.ID,TENGGARONG – Di tengah padatnya kegiatan belajar agama, para santri di sekitar kompleks Stadion Aji Imbut kini memiliki kesempatan lebih luas untuk berolahraga.
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) menyalurkan bantuan fasilitas olahraga ke sejumlah pondok pesantren sebagai upaya meningkatkan pembinaan jasmani di lingkungan pendidikan keagamaan.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan bahwa ruang gerak santri untuk berolahraga sering kali terbatas karena minimnya sarana yang memadai.
Melalui program ini, pemerintah daerah ingin memastikan para santri tetap bisa menjaga kebugaran dan memiliki kegiatan positif di luar rutinitas belajar.
“Kami ingin para santri juga punya ruang untuk bergerak dan menjaga kebugaran,” ujar Aji Ali.
Fasilitas olahraga yang diberikan meliputi perlengkapan voli, bulu tangkis, dan sepak bola. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi awal dari aktivitas olahraga yang lebih teratur dan berkelanjutan di setiap pesantren penerima.
Menurut Aji Ali, olahraga memiliki peran penting dalam membangun kedisiplinan, meningkatkan kesehatan fisik, dan mempererat kebersamaan para santri. Karena itu, program pembinaan jasmani di pesantren menjadi salah satu fokus Dispora Kukar tahun ini.
“Olahraga tidak hanya soal fisik, tapi juga cara kita menumbuhkan semangat positif dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Selain menyalurkan peralatan, Dispora Kukar juga membuka peluang bagi pesantren dan masyarakat sekitar untuk memanfaatkan fasilitas olahraga di Stadion Aji Imbut.
Sistem penjadwalan akan diterapkan agar penggunaan sarana olahraga dapat lebih tertib dan merata.
“Stadion itu milik bersama, jadi kami ingin pemanfaatannya terasa sampai ke lingkungan pendidikan,” ujarnya.
Akses ini menjadi peluang besar bagi pesantren yang membutuhkan ruang latihan lebih luas, terutama untuk olahraga beregu seperti voli dan sepak bola.
Langkah ini mendapat respons positif dari pengurus pesantren, yang menilai bahwa aktivitas olahraga bisa menjadi sarana efektif membangun karakter kuat dan semangat kebersamaan para santri.
Dengan adanya dukungan fasilitas, aktivitas fisik kini bisa menjadi bagian dari rutinitas harian mereka.
Dispora Kukar menegaskan bahwa program pembinaan olahraga tidak hanya menyasar atlet atau sekolah formal, tetapi juga lembaga keagamaan yang memiliki peran penting dalam pembentukan karakter generasi muda.
Dengan berbagai fasilitas yang diberikan, Dispora Kukar berharap para santri dapat lebih aktif berolahraga, menjaga kesehatan, serta menyalurkan energi positif melalui kegiatan jasmani yang terarah dan menyenangkan. (ADV)





