Mahyunadi Ajak Panitia Lebih Detail, Soroti Pentingnya Apresiasi Layak bagi Pelaku Budaya

Jumat, 21 November 2025 11:10 WITA
Wakil Bupati Kutim, Mahynunadi.


SANGATTA — Pembukaan Festival Pesona Budaya 2025 tak hanya dipenuhi tepuk tangan dan ragam penampilan etnis, tetapi juga diwarnai catatan kecil dari Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi.

Dengan gaya lugas namun santai, ia mengingatkan panitia agar lebih memperhatikan kualitas apresiasi yang diberikan kepada peserta.

Suasana pembukaan yang meriah berubah hangat ketika Mahyunadi menyinggung piagam penghargaan yang dibagikan tanpa figura.

Baginya, bentuk apresiasi yang layak adalah cara pemerintah menunjukkan penghargaan terhadap pelaku budaya yang telah berpartisipasi.

“Karena tadi saya menyerahkan piagam tidak pakai figura lain kali kalau bikin piagam kasih figura yang bagus-bagus,” ujarnya pada Jum’at (21/11/2025).

Mahyunadi menyampaikan kritik tersebut tanpa tendensi negatif.

Ia memastikan pesannya itu adalah bagian dari upaya memperbaiki mutu penyelenggaraan festival agar semakin profesional dan membanggakan.

“Jangan hanya tidak pakai figura begitu, kurang elok,” tegasnya sambil disambut tawa hadirin.

Ia menambahkan bahwa perhatian terhadap detail, sekalipun kecil, sangat penting karena festival ini adalah etalase kreativitas ribuan warga.

Menurutnya, penghargaan yang diberikan panitia harus mampu memotivasi peserta untuk terus berkarya dan merasa dihargai.

Saat menyampaikan kritiknya, Mahyunadi tetap menjaga suasana tetap cair.

“Ini kritik, mohon maaf, mumpung ingat karena kalau sudah pulang nanti tidak ingat,” tuturnya.

Di luar catatan tersebut, ia memuji kerja keras panitia dan menyebut festival sebagai ruang publik yang strategis untuk menjaga identitas budaya sekaligus menguatkan kebanggaan generasi muda.

Ia berharap penyelenggaraan tahun depan semakin matang, baik dari sisi kemasan acara maupun kualitas penghargaan.

Festival Pesona Budaya 2025 pun resmi dibuka, dan masyarakat disambut tiga hari rangkaian seni yang mempertemukan berbagai tradisi Nusantara dalam satu panggung besar. (ADV)

Bagikan:
Berita Terkait