Festival Pesona Budaya 2025 Perluas Pasar, Wabup Kutim Minta UMKM Lebih Berani Tampil

Jumat, 21 November 2025 11:03 WITA
UMKM di Kuai Timur.


SANGATTA — Suasana meriah Festival Pesona Budaya 2025 tidak hanya menjadi ruang unjuk kreativitas seni, tetapi juga menghadirkan peluang bisnis yang besar bagi pelaku UMKM lokal.

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, menegaskan bahwa momentum festival harus dimanfaatkan pelaku usaha untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.

Dalam sambutannya pada Jumat (21/11/2025), Mahyunadi menyampaikan bahwa keberadaan festival memiliki nilai ekonomi yang signifikan.

Menurutnya, UMKM harus ikut mengambil peran aktif agar pertumbuhan ekonomi daerah semakin menguat.

“Kita ingin menggenjot pertumbuhan UMKM yang ada di Kutai Timur,” tegasnya.

Ia menilai UMKM selama ini telah menjadi penggerak ekonomi di akar rumput, namun masih perlu dorongan agar bisa bersaing dengan perusahaan besar.

Mahyunadi menekankan pentingnya inovasi, pengemasan produk yang lebih menarik, serta kemampuan membangun kepercayaan konsumen.

“Kalau penghasilan UMKM itu meningkat, pasti akan lebih eksis dan lebih banyak lagi bertumbuh,” ujarnya.

Festival yang dihadiri ribuan pengunjung setiap harinya disebut menjadi ruang latihan sekaligus panggung besar bagi UMKM untuk melakukan promosi langsung.

Interaksi tatap muka dengan pembeli dinilai membantu pelaku usaha memahami kebutuhan pasar sekaligus memperluas jejaring distribusi.

Mahyunadi juga menyinggung bahwa perkembangan ekonomi Kutai Timur yang mencapai 9 persen menunjukkan kuatnya kontribusi sektor usaha lokal.

Ia menilai pertumbuhan tersebut harus terus dijaga melalui kegiatan kreatif seperti festival budaya, yang tidak hanya menampilkan keragaman seni tetapi juga membuka peluang ekonomi baru.

Ia mendorong dinas terkait memberikan perhatian lebih terhadap UMKM yang sedang berkembang, terutama dalam hal peningkatan kapasitas usaha dan akses pembinaan.

Pemerintah, katanya, ingin memastikan semua pelaku usaha bisa merasakan manfaat dari penyelenggaraan festival.

Dengan menghadirkan budaya, kuliner, dan produk lokal dalam satu rangkaian acara, Festival Pesona Budaya 2025 diharapkan mampu memperkuat identitas Kutai Timur sekaligus memajukan perekonomian masyarakat.

Mahyunadi optimistis bahwa sinergi antara budaya dan UMKM dapat menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kokoh di masa mendatang. (ADV)

Bagikan:
Berita Terkait