Lewat Revitalisasi Posyandu, Layanan Ibu dan Anak di Sangatta Selatan Didorong Lebih Berkualitas

Rabu, 12 November 2025 08:32 WITA
Posyandu di Kutai Tmur.

SANGATTA — Upaya meningkatkan layanan kesehatan dasar di Sangatta Selatan terus digalakkan pemerintah kecamatan.


Salah satu langkah yang dianggap mendesak adalah revitalisasi posyandu, terutama fasilitas yang berkaitan langsung dengan kesehatan ibu hamil, balita, serta kelompok rentan lainnya.


Di banyak wilayah, posyandu masih menjadi pusat layanan pertama yang diandalkan masyarakat. Karena itu, kondisi sarana dan kemampuan kader menjadi perhatian penting bagi pemerintah kecamatan.


“Posyandu itu fondasi kesehatan kita. Kalau posyandunya kuat, masyarakat menjadi lebih sehat,” ujar Plt. Camat Sangatta Selatan, Rusmiati, S.H, pada Rabu (12/11/2025).


Rusmiati menemukan bahwa sejumlah posyandu masih menggunakan peralatan lama dan tidak lagi akurat. Alat timbang manual, kursi bayi yang tidak layak, hingga fasilitas penunjang yang sudah aus membuat pelayanan tidak maksimal.


“Saya lihat sendiri, ada posyandu yang alat timbangnya sudah sangat tua. Ini harus diganti,” tegasnya.


Selain peralatan, kapasitas kader posyandu juga menjadi sorotan. Mereka menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi dan pelayanan dasar, sehingga peningkatan kemampuan menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan.


“Kader itu tulang punggung. Mereka butuh ilmu yang diperbarui. Jangan hanya mengandalkan pelatihan lama,” katanya.


Kondisi bangunan posyandu juga dinilai berpengaruh besar terhadap minat warga untuk datang. Beberapa posyandu masih menumpang di balai desa maupun rumah warga, sehingga ruang pelayanan kurang nyaman.


“Kalau tempatnya tidak nyaman, ibu-ibu jadi malas ke posyandu. Kita harus perbaiki ini,” ujarnya.


Ia menilai revitalisasi posyandu akan sangat membantu pencegahan stunting dan memperkuat layanan kesehatan dasar bagi seluruh kelompok usia.


Mulai dari ibu hamil hingga lansia, semuanya bergantung pada keberadaan posyandu yang siap melayani.
“Ibu hamil, balita, lansia, semua terbantu kalau posyandunya siap,” ucapnya.


Pemerintah kecamatan telah mengusulkan peningkatan fasilitas posyandu kepada Dinas Kesehatan dan menunggu tindak lanjut dari pemerintah kabupaten.


“Kami sudah mengusulkan secara resmi. Sekarang tinggal menunggu tindak lanjutnya,” katanya.


Rusmiati juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan rutin hadir ke posyandu sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan keluarga dan lingkungan.


“Posyandu itu bukan hanya program pemerintah. Ini tanggung jawab bersama,” tutupnya.(ADV)

Bagikan:
Berita Terkait