Sosialisasi Smart City Kutim Dimulai, Warga Diajak Bersiap Memasuki Era Digital

Senin, 10 November 2025 10:39 WITA
Suasana Sosialisasi Smart City

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur resmi memulai langkah besar menuju transformasi digital melalui Sosialisasi Program Smart City yang digelar di Hotel Royal Victoria Sangatta Utara, Senin (10/11/2025).

Program ini menjadi pintu masuk bagi masyarakat Kutim menuju kehidupan yang lebih aman, efisien, dan serba terhubung.

Sejak awal, Pemkab Kutim menegaskan bahwa keberhasilan Smart City tidak hanya bertumpu pada teknologi, tetapi juga keterlibatan masyarakat.

Pemerintah ingin memastikan bahwa warga turut beradaptasi dan menikmati manfaat kemajuan, mulai dari pelayanan publik, pendidikan, hingga kehidupan sehari-hari.

Dalam agenda sosialisasi ini, pemerintah memaparkan sejumlah fokus pengembangan.

Mulai dari peningkatan infrastruktur, perluasan jaringan internet, keamanan data, hingga penguatan ekosistem pendidikan dan kesehatan berbasis digital.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Timur pun menggarap tahap awal dengan mempercepat pemerataan jaringan internet hingga ke pelosok desa.

Langkah ini menjadi fondasi utama agar program-program Smart City bisa berjalan maksimal.

Diskominfo optimistis pembangunan infrastruktur digital akan berjalan lancar dengan dukungan berbagai provider.

Jaringan yang kuat menjadi kunci agar layanan berbasis teknologi bisa dinikmati seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

Kepala Diskominfo Kutim, Ronny Bonar, menjelaskan bahwa konsep Smart City sebenarnya memiliki keterkaitan erat dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Nah, terkait dengan kegiatan Smart City, yang memang intinya Smart City itu sama dengan SPBE,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Smart City bukan hanya memudahkan kinerja pemerintah, tetapi juga memberikan akses luas kepada masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital.

“Nah, lalu kalau kita bicara Smart City ini yang luas, luasnya adalah juga terkait dengan masyarakat,” ungkap Ronny Bonar.

Melalui program ini, Pemkab Kutim berharap penerapan berbagai aspek prioritas—mulai Smart Living, Smart Government, hingga Smart People—dapat terwujud secara bertahap.

Dengan kolaborasi semua pihak, Smart City Kutim ditargetkan menjadi ekosistem digital yang menghadirkan kenyamanan dan keamanan berkelanjutan bagi seluruh warga. (ADV)

Bagikan:
Berita Terkait