Dispora Kukar Dorong Pemuda Tembus Sekolah Kedinasan, Hasilnya Mulai Terlihat

Minggu, 23 November 2025 05:49 WITA

KURAWAL.ID,TENGGARONG — Upaya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) pemuda mulai menunjukkan hasil konkret.

Melalui program pembinaan intensif menuju sekolah kedinasan, sejumlah pemuda Kukar berhasil lolos seleksi dan diterima di Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN, salah satu sekolah kedinasan paling bergengsi di Indonesia.

Kabid Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menjelaskan bahwa program pembinaan kedinasan merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah untuk menyiapkan SDM unggul, terutama di bidang keuangan negara—sektor yang selama ini masih kekurangan talenta lokal.

“Memang itu tujuan utama kami membuat program yang kemarin, Bintang Pengabdian. Karena salah satu upaya kita adalah pengelolaan SDM, khususnya di bidang keuangan yang masih sangat minim. Padahal APBD kita cukup besar, tetapi sumber daya manusianya yang kurang, terutama putra-putri asli Kutai Kartanegara,” ujarnya.

Dery menegaskan bahwa keberhasilan peserta yang lolos PKN STAN menjadi bukti nyata bahwa pembinaan yang dilakukan Dispora berjalan efektif.

Tidak hanya mendapatkan pelatihan teknis, para peserta juga didampingi dari segi mental, disiplin belajar, hingga strategi menghadapi ujian masuk sekolah kedinasan.

“Alhamdulillah sudah ada yang lulus dan terbukti. Mereka akan melanjutkan perkuliahan selama tiga tahun di Politeknik Keuangan Negara. Mudah-mudahan mereka mampu menjalani pendidikan dengan baik dan kelak kembali ke daerah untuk mengabdi,” ungkap Dery.

Dispora Kukar juga memastikan bahwa kesempatan untuk mencoba kembali tidak tertutup bagi pemuda yang belum berhasil.

Melalui pembinaan berkelanjutan, Dery berharap semakin banyak pemuda Kukar yang percaya diri mencoba tes sekolah kedinasan di tahun-tahun mendatang.

“Bagi yang belum lulus, mudah-mudahan tahun depan mereka masih bisa ikut. Kita tetap memberikan bimbingan secara terus-menerus supaya ada kesempatan bagi pemuda lain yang ingin mencoba bergabung di sekolah kedinasan,” ujarnya.

Selain menjalankan bimbingan intensif selama sepuluh hari, Dispora Kukar rutin menggelar tryout seminggu dua kali bekerja sama dengan BKPSDM Kukar.

Tryout digelar di ruang CAT untuk membiasakan peserta dengan teknis ujian yang sesungguhnya.

“Setelah bimbingan intensif sepuluh hari, kita juga mengadakan pembinaan reguler seminggu dua kali di BKPSDM. Di ruang CAT, kita lakukan juga tryout-tryout untuk melatih kemampuan peserta,” jelas Dery.

Pendekatan ini membuat program tidak berhenti pada pelatihan sesaat, tetapi berkelanjutan hingga peserta benar-benar siap bersaing.

Dispora Kukar menilai penting untuk meningkatkan jumlah SDM lokal yang memiliki kompetensi di bidang keuangan negara.

Dengan APBD Kukar yang besar, ketersediaan tenaga ahli putra-putri daerah menjadi salah satu kebutuhan mendesak agar pembangunan bisa berjalan optimal.

Melalui program pembinaan dan pendampingan sekolah kedinasan, Dispora berupaya membuka jalan bagi pemuda Kukar agar memiliki karier profesional sekaligus berperan dalam pembangunan daerah.

Dengan hasil awal yang mulai terlihat, Dispora Kukar optimistis bahwa lebih banyak pemuda akan mengikuti jejak peserta yang berhasil menembus sekolah kedinasan.

Program ini diharapkan menjadi pondasi kuat untuk melahirkan generasi muda Kukar yang berkompeten, berintegritas, dan siap mengabdi untuk kemajuan daerah. (ADV)

Bagikan:
Berita Terkait