Berdayakan Remaja Masjid, Dispora Kukar Fasilitasi Usaha Digital Printing

Rabu, 19 November 2025 04:55 WITA

KURAWAL.ID,TENGGARONG – Upaya membangun kemandirian ekonomi di kalangan pemuda terus diperkuat oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Salah satu program yang kini menjadi sorotan adalah fasilitasi usaha digital printing bagi kelompok Ikatan Remaja Masjid (Irma) di berbagai kecamatan.

Program ini dinilai mampu membuka peluang usaha baru sekaligus menggerakkan ekonomi berbasis komunitas masjid.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa remaja masjid memiliki potensi besar dalam pengembangan kewirausahaan di tingkat akar rumput.

Karena itu, pembinaan tidak lagi hanya berfokus pada kegiatan keagamaan, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan generasi muda yang produktif dan mandiri secara ekonomi.

“Anggota Irma nanti akan kita berdayakan dan berada di bawah koordinasi Dewan Masjid Indonesia. Mereka juga akan menjadi petugas kami di lapangan untuk melakukan pendataan kewirausahaan pemuda di sekitar masjid maupun wilayah Irma itu sendiri,” jelas Aji Ali.

Dispora Kukar sedang mendorong pengembangan wirausaha pemuda secara lebih terstruktur.

Melalui pendataan yang dilakukan Irma, pemerintah daerah dapat memiliki gambaran yang lebih akurat mengenai jenis usaha, potensi pasar, hingga kebutuhan pelatihan yang diperlukan generasi muda di Kukar.

“Data ini akan menjadi dasar penyusunan kebijakan. Kita ingin pembinaan, pelatihan, sampai bantuan permodalan benar-benar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan pemuda,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Dispora Kukar telah menyalurkan berbagai sarana usaha untuk mendukung Irma yang mulai merintis bisnis digital printing. Bantuan tersebut meliputi komputer, laptop, printer, hingga perangkat pendukung lainnya.

“Kami sudah bantu komputer, laptop, printer, hingga alat digital printing. Harapannya, fasilitas ini bisa menjadi aset produktif yang menopang kegiatan Irma sekaligus mendorong kemandirian ekonomi mereka,” tutur Aji Ali.

Bagi Irma, kegiatan ini tak hanya membuka peluang usaha, tetapi juga memperkuat kolaborasi sosial di lingkungan masjid.

Aktivitas ekonomi yang dikelola oleh pemuda diharapkan dapat menambah dinamika positif di lingkungan keagamaan.

Tak berhenti pada pemberdayaan ekonomi, Dispora Kukar juga memerhatikan pengembangan olahraga di pesantren serta lembaga pendidikan keagamaan lainnya. Bantuan perlengkapan olahraga turut diberikan untuk mendukung aktivitas fisik para santri.

“Pondok pesantren juga bagian yang harus kita perhatikan. Kami bantu perlengkapan olahraga seperti bulutangkis, voli, dan sepak bola agar para santri bisa berolahraga dengan nyaman,” kata Aji Ali.

Melalui berbagai program tersebut, Dispora Kukar berharap generasi muda Kukar—terutama yang berkegiatan di lingkungan masjid—dapat tumbuh sebagai pribadi yang mandiri, kreatif, dan berkontribusi dalam pengembangan ekonomi lokal. (ADV)

Bagikan:
Berita Terkait