Tren Fotografi Olahraga Menguat, Dispora Ingin Libatkan Komunitas Lebih Banyak

Selasa, 18 November 2025 04:34 WITA

KURAWAL.ID,TENGGARONG – Fenomena fotografi olahraga kini berkembang pesat di Kutai Kartanegara (Kukar). Para fotografer, baik dari komunitas maupun individu, semakin aktif hadir di berbagai event lari, sepeda, offroad, hingga kegiatan outdoor lainnya.

Geliat ini tidak hanya mempercantik dokumentasi kegiatan, tetapi juga membuka peluang baru di sektor ekonomi kreatif.

Melihat potensi tersebut, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar menegaskan komitmennya untuk memberikan ruang lebih besar bagi para fotografer lokal.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyebut tren fotografi olahraga adalah bukti bahwa olahraga saat ini tidak hanya dilihat dari sisi kebugaran atau kompetisi semata.

Lebih dari itu, olahraga telah menjadi ruang kreatif yang melibatkan banyak pelaku industri, termasuk fotografer yang kini memiliki peran strategis dalam mempromosikan kegiatan daerah.

“Fenomena ini menjadi bukti bahwa olahraga tidak hanya soal kebugaran, tapi juga membuka ruang bagi industri kreatif tumbuh. Fotografer mengambil peran penting di dalamnya,” ungkap Ali.

Menurutnya, kehadiran fotografer yang aktif mendokumentasikan berbagai momen atletik dan kegiatan luar ruang turut meningkatkan eksposur event olahraga Dispora.

Foto-foto yang dihasilkan dapat menyebar luas ke media sosial dan platform digital, membantu promosi kegiatan Kukar sekaligus memperkenalkan potensi daerah.

Di sisi lain, aktivitas ini juga membuka peluang pendapatan bagi fotografer muda yang ingin meniti karier di sektor kreatif.

Dispora Kukar pun berencana memberikan dukungan yang lebih konkret. Salah satunya melalui penyelenggaraan pelatihan fotografi olahraga yang akan dibuka bagi pemuda Kukar.

Pelatihan ini bertujuan memperkuat keterampilan teknis sekaligus menyiapkan mereka untuk mengembangkan usaha mandiri di bidang fotografi.

“Tahun lalu kami sudah menawarkan pelatihan serupa, namun belum banyak peminatnya. Kami berharap tahun depan komunitas fotografer bisa berkolaborasi lebih aktif,” jelasnya.

Selain pelatihan, Dispora juga membuka ruang partisipasi luas bagi komunitas fotografer di setiap gelaran olahraga besar di Kukar.

Mereka tidak hanya hadir sebagai pendokumentasi, tetapi juga diberi kesempatan untuk menikmati manfaat ekonomi dari kegiatan tersebut.

Event-event besar seperti offroad Overland dari Tenggarong ke Samboja disebut sebagai salah satu ruang kolaborasi efektif antara pemerintah dan komunitas fotografer.

“Dalam setiap kegiatan seperti event offroad Overland dari Tenggarong ke Samboja, kami selalu libatkan komunitas fotografer agar mereka bisa menyalurkan passion sekaligus memperoleh tambahan penghasilan,” ucap Ali.

Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan para fotografer menjadi strategi penting dalam memperkuat ekosistem olahraga Kukar.

Hasil karya para fotografer tidak hanya memperindah dokumentasi, tetapi juga memperluas jangkauan promosi ke publik.

“Kolaborasi ini saling menguntungkan. Kegiatan olahraga makin dikenal, fotografer juga semakin berkembang dan dikenal luas,” tutupnya.

Dengan komitmen ini, Dispora Kukar berharap tren fotografi olahraga terus berkembang, membuka lebih banyak ruang kreatif, dan melahirkan talenta-talenta baru yang mampu mewakili Kukar di level nasional hingga internasional. (ADV)

Bagikan:
Berita Terkait