Dispora Kukar Gaspol Cetak Pemuda Kreatif di Dunia Digital

Selasa, 18 November 2025 04:22 WITA

KURAWAL.ID,TENGGARONG — Di tengah derasnya arus perkembangan teknologi, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) memilih untuk tidak berjalan pelan.

Mereka tancap gas, memperkuat barisan generasi muda agar tidak sekadar menjadi konsumen teknologi, tetapi mampu menjadi pencipta, inovator, dan talenta digital yang siap bersaing.

Langkah ini menandai komitmen bahwa masa depan daerah tidak hanya dibangun oleh infrastruktur fisik, tetapi juga oleh kualitas manusia yang adaptif menghadapi perubahan zaman.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas digital pemuda adalah investasi jangka panjang yang tidak boleh ditunda.

Menurutnya, pemuda adalah motor penggerak perubahan, dan di era digital saat ini, peran mereka semakin krusial.

“Kita ingin pemuda Kukar tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan zaman, tetapi menjadi pelaku utama yang mampu menciptakan perubahan,” ujarnya.

Guna mewujudkan visi tersebut, Dispora Kukar telah melaksanakan beragam program pembinaan yang dirancang untuk mengasah keterampilan digital para pemuda.

Pelatihan wirausaha berbasis teknologi, produksi konten kreatif digital, editing foto dan video, hingga komunikasi digital menjadi bagian dari kegiatan yang diminati peserta.

Program ini dibuat lebih aplikatif, agar ilmu yang diterima dapat langsung diterapkan ke dalam usaha, komunitas, maupun aktivitas kreatif yang digeluti para pemuda.

Aji Ali menegaskan bahwa peluang di dunia digital sangat besar, dan pemerintah ingin memastikan pemuda Kukar memiliki pintu masuk yang tepat untuk mengembangkan diri.

“Kami berusaha membuka ruang seluas-luasnya bagi anak muda agar bisa belajar dan berinovasi. Dunia digital menawarkan banyak peluang jika dimanfaatkan dengan baik,” jelasnya.

Namun kemampuan digital saja tidak cukup. Karena itu, setiap program pembinaan turut disertai penguatan etika dan tanggung jawab bermedia.

Dispora ingin memastikan bahwa generasi muda tidak hanya mahir teknologi, tetapi juga memiliki karakter digital yang baik—mampu menjaga keamanan data, bijak dalam bermedia sosial, dan menggunakan teknologi untuk hal-hal yang produktif.

“Teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif. Pemuda Kukar harus bisa menjadi contoh dalam penggunaan media digital secara bertanggung jawab,” tegas Aji.

Untuk memperluas dampaknya, Dispora Kukar tidak bergerak sendiri. Mereka aktif menjalin kemitraan dengan sekolah, kampus, komunitas pemuda, hingga para pelaku usaha muda.

Kolaborasi lintas sektor ini dianggap penting untuk membentuk ekosistem kreativitas yang mendukung tumbuhnya ide-ide baru dan kesempatan berkolaborasi bagi pemuda.

“Kolaborasi adalah kunci. Melalui kerja sama lintas sektor, kami ingin menciptakan lingkungan yang menumbuhkan semangat inovasi di kalangan pemuda Kukar,” katanya.

Dispora juga tengah menyiapkan rencana perluasan pelatihan digital ke tingkat kecamatan.

Program ini diharapkan tidak hanya terpusat di Tenggarong, tetapi menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan pendampingan lebih intensif.

Dengan demikian, pemuda di daerah pinggiran pun memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi digital mereka.

Dengan berbagai langkah tersebut, Dispora Kukar optimistis bahwa generasi muda Kukar akan menjadi penentu arah kemajuan daerah di masa mendatang.

“Kami yakin, dengan semangat belajar dan dukungan semua pihak, pemuda Kukar akan menjadi motor penggerak kemajuan daerah di masa depan,” tutup Aji Ali. (ADV)

Bagikan:
Berita Terkait