KURAWAL.ID, TENGGARONG — Kabar menggembirakan datang dari cabang olahraga Korfball Kutai Kartanegara (Kukar).
Untuk pertama kalinya, Korfball Kukar berhasil meloloskan dua nomor tanding sekaligus ke ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026. Prestasi ini terasa istimewa karena diraih dengan persiapan yang serba terbatas.
Kepastian tersebut didapat setelah tim Korfball Kukar menyelesaikan Babak Kualifikasi (BK) Porprov pada akhir Oktober 2025 di Samarinda.
Sekretaris Umum Korfball Kukar, Ardiansyah, menyampaikan rasa bangganya atas perjuangan para atlet yang tampil luar biasa meski dengan latihan yang tidak seintens cabang olahraga lain.
“Alhamdulillah, di BK Porprov kemarin kita berhasil lolos di dua nomor tanding. Untuk Korfball 8 kita juara tiga, dan di Korfball 4 Korf 2 kita juga lolos babak kualifikasi,” ujarnya, belum lama ini.
Ardiansyah tak menampik bahwa prestasi ini terasa lebih bermakna karena para atlet berjuang dalam kondisi persiapan yang minim.
“Kami dari pengurus tentu sangat senang dan bangga. Apalagi melihat perjuangan para atlet yang luar biasa, padahal persiapan mereka bisa dibilang minim karena jarang latihan,” katanya.
Dalam BK Porprov kemarin, Korfball Kukar menurunkan 16 atlet, didampingi 2 ofisial, 3 pelatih, dan 1 manajer.
Hasil dua tiket ini menjadi bukti bahwa potensi korfball Kukar terus berkembang meski merupakan cabang olahraga yang relatif baru dikenal masyarakat.
Apresiasi juga diberikan oleh Sekretaris Dispora Kukar, Syafliansyah, yang memuji pencapaian Korfball Kukar sebagai salah satu kejutan positif menuju Porprov 2026.
“Ini pencapaian luar biasa. Tidak banyak cabor baru yang bisa langsung meloloskan dua nomor tanding sekaligus. Kami sangat mengapresiasi semangat atlet, pelatih, dan pengurus. Korfball Kukar menunjukkan bahwa meski dengan keterbatasan, prestasi tetap bisa diraih,” ujarnya.
Dispora Kukar menilai keberhasilan ini harus menjadi titik awal untuk pembinaan yang lebih serius.
“Kami berharap setelah lolos, latihan harus lebih terstruktur. Jangan menunggu mepet Porprov. Dispora tentu akan memberi dukungan sesuai porsi agar atlet-atlet ini bisa membawa pulang medali untuk Kukar,” tegasnya.
Syafliansyah juga menyebut Korfball sebagai olahraga yang punya prospek besar karena mengedepankan kerja sama tim dan dapat dimainkan oleh atlet putra maupun putri secara bersamaan.
“Korfball ini unik, modern, dan punya peluang berkembang cepat. Atlet muda Kukar harus memaksimalkan kesempatan ini,” tambahnya.
Meski tiket sudah di tangan, Ardiansyah menegaskan perjuangan belum selesai. Ia menilai waktu menuju Porprov 2026 harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kemampuan atlet.
“Saya sudah arahkan pelatih untuk mulai giat latihan. Minimal satu minggu sekali harus ada latihan. Karena waktu menuju Porprov masih panjang, jadi harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” katanya.
Ia juga memberi pesan tegas kepada para atlet agar menjaga kedisiplinan. “Yang rajin latihan saja masih bisa kalah, apalagi yang jarang latihan. Jadi kalau ingin membela Korfball Kukar dengan bangga di Porprov nanti, ya harus giat latihan,” tutupnya. (ADV)





