Futsal Kukar Bangkit! Afkab Gelar Turnamen Perdana Setelah 5 Tahun Vakum

Kamis, 6 November 2025 08:42 WITA

KURAWAL.ID,TENGGARONG — Setelah sekian lama mati suri, denyut futsal di Kutai Kartanegara akhirnya kembali terasa.

Lapangan GOR Aji Imbut yang selama bertahun-tahun lebih banyak dipenuhi gemerincing bola mini soccer, kini kembali riuh oleh sorakan penonton di Turnamen Futsal Afkab Kukar 2025—ajang perdana yang menandai kebangkitan futsal di bawah kepengurusan baru Afkab Kukar.

Turnamen ini menjadi momentum penting bagi komunitas futsal Kukar yang telah menunggu hampir lima tahun tanpa adanya kompetisi resmi.

Tidak heran, euforia pun langsung terasa sejak pertandingan pembuka yang digelar Kamis (6/11/2025) pagi.

Ketua panitia pelaksana, Adi Rahmadi, menyebut turnamen ini bukan sekadar agenda kompetisi, tetapi upaya menghidupkan kembali gairah futsal di daerah.

Sejak pandemi dan perubahan minat masyarakat ke mini soccer, futsal disebut mulai kehilangan panggungnya.

“Tujuan kegiatan ini pastinya untuk membangkitkan kembali euforia futsal di Kukar. Sudah hampir lima tahun tidak ada ajang, sementara sekarang masyarakat lebih banyak bermain mini soccer. Kami ingin semangat futsal hidup lagi,” ujarnya.

Minat klub terhadap turnamen ini terbukti sangat besar. Dari 50 tim yang mendaftar, 18 tim langsung berlaga di hari pertama, datang dari berbagai kecamatan di Kukar.

Antusiasme ini membuat Afkab Kukar optimistis bahwa futsal siap kembali bergaung seperti masa jayanya.

Meski turnamen terbuka untuk umum, Afkab Kukar menjadikan kegiatan ini sebagai wahana untuk mencari talenta muda berbakat.

Fokus utama mereka adalah pemain berusia 18–21 tahun yang berpotensi dibina menuju ajang-ajang lebih besar, seperti Pra Porprov hingga PON.

“Pesertanya memang umum. Tapi kami memperhatikan pemain-pemain muda yang potensial. Ini jadi wadah untuk mencari bibit-bibit terbaik di Kukar,” kata Adi.

Turnamen yang berlangsung selama lima hari ini memakai sistem gugur, membuat tiap pertandingan berlangsung sengit.

Jadwal final sudah ditetapkan pada hari kelima, dan diperkirakan akan menarik banyak penonton dari berbagai kecamatan.

Adi berharap ajang ini mampu menyalakan kembali atmosfer kompetisi yang selama ini hilang. Lebih jauh lagi, ia ingin turnamen ini menjadi titik awal pembinaan usia dini.

“Harapan kami, semangat klub-klub di Kukar bisa hidup lagi. Dari sini juga mudah-mudahan muncul motivasi untuk pemain usia dini agar terus berkembang,” tuturnya.

Dari sisi pemerintah, apresiasi datang dari Sekretaris Dispora Kukar Syafliansyah, yang menilai kebangkitan futsal Kukar adalah kabar baik bagi ekosistem olahraga daerah.

Ia menyambut positif kerja kepengurusan baru Afkab Kukar yang langsung tancap gas menghadirkan turnamen.

“Bagus ya, setelah lamanya tidak ada turnamen futsal oleh kepengurusan Afkab, saya pastinya mengapresiasi kerja mereka. Semoga mereka bisa terus berkembang dan bisa membawa pemain-pemain dari Kukar tampil di nasional ataupun internasional,” pungkasnya. (ADV)

Bagikan:
Berita Terkait