Desa Muara Wis Jadi Wakil Kaltim di Nasional, Andalkan Program Sicekatan Tekan Stunting

Sabtu, 30 Agustus 2025 09:42 WITA

Kurawal.id Tenggarong– Desa Muara Wis, Kecamatan Muara Wis, Kutai Kartanegara (Kukar), sukses mencuri perhatian lewat inovasi dalam menekan angka stunting.

Berkat program terobosan bernama Sicekatan (Kolaborasi Cegah Atasi Stunting dengan Program Konvergensi), desa ini terpilih mewakili Kalimantan Timur (Kaltim) di ajang Lomba Desa Berkinerja Baik Percepatan Penurunan Stunting Nasional 2025.

Program Sicekatan dinilai menjadi strategi kolaboratif yang efektif. Pasalnya, pelaksanaannya melibatkan berbagai pihak, mulai dari perangkat desa, pemerintah kecamatan, TP PKK, hingga lintas sektor lain yang memiliki peran penting dalam pencegahan stunting.

Kepala Desa Muara Wis, Kasmir, mengungkapkan, capaian ini bukanlah hasil instan. Desa yang dulu pernah mencatat angka stunting tertinggi di Kukar, kini justru menjelma menjadi contoh sukses.

“Kecamatan Muara Wis dulu tercatat memiliki angka stunting tertinggi di Kukar. Namun berkat kerja keras lintas sektor, penurunan yang terjadi sangat luar biasa sehingga desa kami dijadikan pilot project,” ujarnya, Sabtu (30/8/2025).

Dalam seleksi tingkat kabupaten, Desa Muara Wis berhasil mengungguli empat desa lain, yaitu Desa Kota Bangun Ulu, Desa Hambau, Desa Kahala, dan Desa Rapak Lambur.

Proses penilaian tidak hanya menitikberatkan pada kelengkapan administrasi, tetapi juga menilai inovasi serta keberhasilan nyata dalam menurunkan prevalensi stunting.

Prestasi tersebut membuat Desa Muara Wis layak maju ke level nasional. Sebagai bagian dari tahapan seleksi, tim desa bersama pemerintah kecamatan dan mitra terkait telah mengikuti sesi wawancara virtual nominasi di Kantor DPMD Provinsi Kaltim.

“Harapan kami, Desa Muara Wis bisa masuk 10 besar atau bahkan 5 besar nasional, sehingga bisa mengharumkan nama Kukar dan Kaltim,” pungkas Kasmir.

Keberhasilan Muara Wis menjadi bukti bahwa kerja sama lintas sektor mampu menghadirkan perubahan besar.

Dari desa dengan angka stunting tertinggi, kini bertransformasi menjadi wajah baru perjuangan Kukar dan Kaltim dalam mencetak generasi sehat dan bebas stunting. (*)

Bagikan:
Berita Terkait