Kukar Sabet Inabuyer Award, Catat Transaksi UMKM Tembus Rp 5 Triliun

Kamis, 24 Juli 2025 08:01 WITA
Penghargaan Inabuyer Award diserahkan langsung oleh Menteri UMKM Maman Abdurrahman kepada Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, pada Kamis (24/7/2025).

Kurawal.id, Tenggarong – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali berbuah manis.

Kukar dinobatkan sebagai kabupaten dengan transaksi UMKM terbesar di Indonesia pada ajang Inabuyer Award di gelaran Business to Business to Government (B2B2G) Expo 2025 di Gedung Smesco, Jakarta.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Menteri UMKM Maman Abdurrahman kepada Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, pada Kamis (24/7/2025).

Kukar tercatat membukukan transaksi UMKM senilai lebih dari Rp 5 triliun pada 2024, melampaui target minimal 40 persen dari total belanja barang dan jasa pemerintah daerah.

“Ini penghargaan ketiga kalinya bagi Pemkab Kukar, dan menjadi bukti keberpihakan nyata kami pada UMKM,” ujar Sunggono.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan, Inabuyer adalah wujud nyata penerapan PP Nomor 7 Tahun 2021 yang mewajibkan pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota mengalokasikan minimal 40 persen belanja barang dan jasa untuk produk UMKM.

“Target tahun ini kita tingkatkan menjadi Rp 3 triliun secara nasional. Yang penting, UMKM harus menjadi raja di negeri sendiri,” tegasnya.

Menurut Sunggono, capaian Rp 5 triliun lebih yang diraih Kukar tak lepas dari komitmen semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memprioritaskan produk lokal dalam setiap pengadaan.

“Seluruh pengadaan barang dan jasa yang produknya tersedia di daerah, kita beli dari pelaku UMKM Kukar. Ini bentuk nyata dukungan pemerintah,” ujarnya.

Sunggono berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemkab Kukar untuk terus menjaga dan meningkatkan keberpihakan kepada UMKM.

Menurutnya, dukungan pemerintah bukan hanya soal belanja produk, tetapi juga membina UMKM agar mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional.

“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah bekerja keras. Tahun depan kita targetkan capaian ini tidak hanya bertahan, tapi juga meningkat,” pungkasnya.

Dengan capaian ini, Kukar tak hanya mempertahankan prestasi tiga tahun berturut-turut, tetapi juga mengukuhkan diri sebagai contoh kabupaten yang mampu menggerakkan ekonomi daerah lewat kekuatan UMKM. (*)

Bagikan:
Berita Terkait