Libur Lebaran, Pulau Kumala Diserbu 3.700 Pengunjung: Revitalisasi Fasilitas Terus Digenjot

Selasa, 8 April 2025 02:32 WITA

KURAWAL.ID,TENGGARONG — Pulau Kumala, salah satu ikon wisata andalan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kembali menunjukkan magnetnya selama libur Idulfitri 1446 Hijriah.

Data dari Dinas Pariwisata Kukar mencatat, sejak 31 Maret hingga 7 April 2025, lebih dari 3.700 wisatawan memadati pulau yang terletak di tengah Sungai Mahakam ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar, Arianto, menyampaikan bahwa lonjakan ini menjadi indikator positif bahwa Pulau Kumala tetap menjadi pilihan utama bagi masyarakat lokal maupun pengunjung dari daerah sekitar untuk mengisi waktu libur.

“Alhamdulillah, kunjungan ke Pulau Kumala mulai dari tanggal 31 Maret sampai 7 April itu tercatat mencapai hingga 3.700 orang lebih,” ungkap Arianto, Selasa (8/4/2025).

Menurut Arianto, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa Pulau Kumala masih memiliki daya tarik kuat, meski dalam beberapa tahun terakhir sempat mengalami penurunan kunjungan akibat pandemi dan beberapa kendala pengelolaan fasilitas.

Tak hanya berpuas diri dengan angka kunjungan yang tinggi, Dispar Kukar saat ini juga tengah melakukan revitalisasi besar-besaran di kawasan Pulau Kumala.

Revitalisasi ini mencakup perbaikan berbagai fasilitas penunjang wisata, salah satunya yang menjadi perhatian utama adalah sistem penerangan.

“Beberapa fasilitas sudah mulai kami benahi. Lampu-lampu penerangan di Pulau Kumala yang sebelumnya banyak dikeluhkan pengunjung karena tidak berfungsi, kini sudah diperbaiki,” ujar Arianto.

Selain perbaikan fasilitas dasar, Dispar Kukar juga menambah wahana baru untuk mempercantik kawasan.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembangunan taman tematik di sekitar patung naga — sebuah ikon yang sudah lama menjadi spot favorit pengunjung untuk berfoto.

Taman baru ini diharapkan dapat menambah keindahan dan kenyamanan suasana di Pulau Kumala, sekaligus memberikan pengalaman berwisata yang lebih variatif dan ramah keluarga.

Arianto menegaskan, upaya revitalisasi ini bukan hanya untuk memperbaiki tampilan fisik semata, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Dispar Kukar dalam membangkitkan kembali citra Pulau Kumala sebagai destinasi wisata unggulan di Kukar.

“Kami ingin Pulau Kumala ini tidak hanya ramai saat libur Lebaran atau hari besar saja. Tapi sepanjang tahun, pengunjung tetap merasa nyaman, aman, dan puas berwisata di sini,” jelasnya.

Dispar Kukar juga berencana mengintegrasikan promosi digital dan memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha lokal untuk mendukung ekosistem wisata di Pulau Kumala.

Termasuk menggandeng UMKM, komunitas kreatif, dan pelaku event untuk memanfaatkan kawasan ini sebagai lokasi kegiatan wisata berbasis komunitas.

“Kami optimistis, dengan pembenahan fasilitas dan penambahan atraksi baru, Pulau Kumala akan kembali menjadi destinasi yang dibanggakan warga Kukar, dan menarik lebih banyak kunjungan dari luar daerah,” tegas Arianto.

Meski antusiasme pengunjung tinggi, Arianto mengakui masih ada sejumlah tantangan yang perlu dibenahi, termasuk pengelolaan sampah, keamanan kawasan, hingga optimalisasi wahana yang sempat vakum.

“Kami terus berprogres. Semua ini butuh waktu, tapi kami berkomitmen untuk melakukan pembenahan berkelanjutan. Ke depan, Pulau Kumala akan kita kemas lebih modern dan lebih nyaman,” tutupnya.

Dengan semangat revitalisasi yang terus digaungkan, Pulau Kumala bersiap mengukuhkan diri kembali sebagai primadona wisata Kukar, menawarkan keindahan alam, ikon budaya, dan pengalaman berlibur yang semakin berkesan bagi wisatawan. (*)

Bagikan:
Berita Terkait