Perputaran Uang di Pesta Laut Pesisir Tembus Ratusan Juta Rupiah

Minggu, 6 April 2025 02:16 WITA

KURAWAL.ID,TENGGARONG — Pesta Laut Pesisir Nusantara di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mencatatkan capaian membanggakan dengan perputaran uang yang tembus hingga ratusan juta rupiah.

Event yang digelar pada 3–6 April 2025 di Pantai Kaltim Park, Kelurahan Kuala Samboja ini, tak hanya menjadi ajang pelestarian budaya pesisir, tetapi juga sukses menggairahkan sektor ekonomi kreatif lokal.

Sebanyak 130 tenant UMKM berpartisipasi dalam festival tersebut, menjajakan aneka produk kuliner, kerajinan tangan, hingga hasil laut olahan khas pesisir.

Diperkirakan, omzet para pelaku usaha mencapai Rp120 juta per malam, sehingga dalam tiga malam penyelenggaraan, total perputaran uang mendekati Rp400 juta.

“Mudah-mudahan pelaku UMKM semakin maju, dan kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Samboja yang telah mendukung warisan budaya pesisir ini,” ujar Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, dalam sambutannya pada acara penutupan, Minggu (6/4/2025).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, menambahkan bahwa keberhasilan ini mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap upaya pelestarian budaya sekaligus penguatan sektor ekonomi kreatif di wilayah pesisir.

“Alhamdulillah, ini menandakan bahwa kegiatan tersebut sangat dinanti oleh masyarakat, khususnya dari Samboja, Samboja Barat, hingga Muara Jawa,” ungkap Arianto.

Menurutnya, konsep festival yang menggabungkan prosesi adat larung ke laut dengan hiburan rakyat dan lomba-lomba tradisional berhasil menarik minat ribuan pengunjung setiap harinya.

Tak hanya berdampak ekonomi, festival ini juga menjadi ruang apresiasi bagi para seniman lokal, mulai dari grup musik hingga penari tradisional.

“Ini adalah kolaborasi antara tradisi dan modernitas. Para pelaku UMKM bisa merasakan manfaat langsung dari gelaran ini, begitu pula para seniman yang mendapat panggung untuk tampil,” tambah Arianto.

Melihat besarnya manfaat yang dihasilkan, Pemkab Kukar memastikan bahwa Pesta Laut Pesisir Nusantara akan terus menjadi agenda rutin dalam kalender pariwisata daerah.

Pemerintah berharap komitmen terhadap penyelenggaraan event-event seperti Kukar Kaya Festival tetap terjaga, bahkan diperluas di masa mendatang.

“Acara ini bukan hanya festival budaya, tapi juga instrumen nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan memperkuat identitas maritim masyarakat Kukar,” tutup Arianto. (*)

Bagikan:
Berita Terkait