Jembatan Repo-Repo, Romantisme Gembok Cinta Ala Pont des Arts di Kaltim

Rabu, 2 April 2025 01:52 WITA

KURAWAL.ID, TENGGARONG — Bagi pencinta suasana romantis, kini tak perlu jauh-jauh ke Paris untuk merasakan sensasi mengikat janji cinta di atas jembatan ikonik.

Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, menghadirkan alternatif unik melalui Jembatan Repo-Repo di Kota Tenggarong — destinasi wisata romantis yang menawarkan pengalaman serupa dengan Pont des Arts di Prancis.

Terletak di Jalan K.H. Ahmad Muksin, Timbau, Kecamatan Tenggarong, Jembatan Repo-Repo menghubungkan Kota Tenggarong dengan kawasan wisata Pulau Kumala.

Hanya berjarak sekitar 4,5 kilometer dari Kantor Bupati Kukar, jembatan ini dapat dicapai dalam waktu sekitar 10 menit dengan kendaraan bermotor.

Konsep gembok cinta menjadi daya tarik utamanya, mengundang pasangan kekasih untuk mengabadikan kisah cinta mereka dengan cara yang unik dan penuh makna.

Layaknya tradisi di Pont des Arts, di Jembatan Repo-Repo, pasangan bisa membeli gembok, menuliskan nama mereka, lalu menguncikannya di pagar jembatan sebelum membuang kuncinya ke Sungai Mahakam — sebagai simbol pengikatan cinta yang abadi.

“Katanya ritual ini dipercaya dapat membawa kelanggengan dalam hubungan cinta,” ungkap Andi Rahman, salah satu pengunjung asal Samarinda, Rabu (2/4/2025).

Tidak hanya memasang gembok, pengunjung juga memanfaatkan suasana romantis jembatan untuk berfoto, terutama saat matahari terbenam atau ketika lampu-lampu kota mulai menyala di malam hari.

“Ini untuk kenang-kenangan kita di sini, mas,” tambah Andi sambil menunjukkan foto dirinya bersama pasangan.

Dengan panjang 230 meter dan lebar 3,5 meter, Jembatan Repo-Repo didesain khusus untuk pejalan kaki. Dari atas jembatan, pengunjung dapat menikmati panorama Sungai Mahakam yang membentang luas, melihat Pulau Kumala yang hijau, dan menikmati kesejukan udara sungai.

Pulau Kumala sendiri menawarkan berbagai wahana rekreasi yang dapat dijelajahi setelah menyusuri jembatan, menjadikan Repo-Repo sebagai pintu gerbang ke salah satu destinasi favorit di Kukar.

Menanggapi potensi wisata Jembatan Repo-Repo, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, menyambut positif antusiasme masyarakat dan wisatawan yang terus meningkat terhadap destinasi ini.

“Jembatan Repo-Repo adalah salah satu ikon wisata kita di Tenggarong. Kami melihat, ini bukan hanya tempat wisata biasa, tetapi juga punya nilai emosional dan romantis yang kuat,” ujar Arianto.

Ia menegaskan, Dispar Kukar akan terus mendukung optimalisasi kawasan ini melalui program perawatan berkala, peningkatan pencahayaan, serta penyelenggaraan event-event tematik untuk memperkuat daya tarik wisata.

“Kami ingin Jembatan Repo-Repo tetap menjadi ruang publik yang nyaman, bersih, aman, dan bisa menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun luar daerah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Arianto juga berencana mengintegrasikan promosi Jembatan Repo-Repo bersama Pulau Kumala dan destinasi-destinasi unggulan lain di Kukar, sehingga tercipta paket wisata menarik berbasis budaya, alam, dan pengalaman unik. (*)

Bagikan:
Berita Terkait