Lokasi Festival Etam Begenjoh 2025, Kenalkan Budaya Kukar di Yogyakarta dan Malang

Senin, 24 Maret 2025 01:11 WITA

KURAWAL.ID, TENGGARONG — Festival Etam Begenjoh tahun 2025 kembali digelar dengan mengambil lokasi di dua kota besar Pulau Jawa, yakni Yogyakarta dan Kota Malang.

Festival budaya tahunan yang menjadi ajang promosi budaya Kutai Kartanegara (Kukar) ini dipusatkan pada komunitas mahasiswa Kukar yang sedang menempuh pendidikan di kedua daerah tersebut.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, mengungkapkan bahwa Festival Etam Begenjoh di Malang akan dilaksanakan pada bulan Mei, sedangkan di Yogyakarta akan menyusul pada Juni 2025.

“Festival ini tetap kita selenggarakan. Mahasiswa Kukar di Malang akan menggelar kegiatan pada bulan Mei, sementara di Yogyakarta akan dilaksanakan pada Juni.
Panitianya mahasiswa setempat, dan idenya memang berasal dari mereka. Kita hanya memfasilitasi,” kata Arianto, Senin (24/3/2025).

Dalam pelaksanaannya, Dinas Pariwisata tidak berjalan sendiri. Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain turut berkontribusi, seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Koperasi dan UKM (DiskopUKM), serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Setiap OPD membawa talenta terbaik, mulai dari seniman budaya, pelaku UMKM binaan, hingga atlet olahraga tradisional khas Kukar.

Festival Etam Begenjoh 2025 akan menjadi etalase budaya Kukar, menampilkan seni pertunjukan tradisional, pameran produk UMKM, serta berbagai atraksi olahraga tradisional.

Selain itu, akan digelar sesi berbagi pengalaman (sharing session) dengan para pelaku UMKM sukses di Yogyakarta dan Malang untuk memperluas wawasan wirausaha bagi peserta dari Kukar.

“Kan salah satu fungsinya kita mengenalkan kebudayaan dan produk UMKM Kukar di luar daerah,” ujar Arianto.

Dengan memilih Yogyakarta dan Malang, dua kota yang dikenal sebagai pusat pendidikan dan budaya di Indonesia, Kukar berharap dapat memperkenalkan kekayaan budaya daerahnya secara lebih luas, sekaligus membuka peluang pasar baru bagi produk-produk ekonomi kreatif lokal.

Festival ini menjadi bagian dari upaya strategis Pemkab Kukar untuk membangun branding pariwisata dan ekonomi kreatif daerah, sejalan dengan semangat Kukar Kaya Festival yang mengedepankan kolaborasi budaya, ekonomi, dan generasi muda. (*)

Bagikan:
Berita Terkait