KURAWAL.ID,TENGGARONG — Semangat olahraga masyarakat kembali bergelora di Kecamatan Muara Wis dengan digelarnya Turnamen Sepak Bola Redi Cup 2025.
Sebanyak 45 klub dari berbagai wilayah turut ambil bagian, menjadikan turnamen ini salah satu kompetisi sepak bola tingkat kecamatan terbesar di Kutai Kartanegara (Kukar).
Antusiasme masyarakat yang tinggi mendapat apresiasi khusus dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen yang berlangsung di Lapangan Garuda Mas tersebut.
“Keberhasilan turnamen tidak terlepas dari dukungan pemerintah desa, kecamatan, panitia lokal, serta masyarakat setempat yang turut berkontribusi dalam pelaksanaannya,” ujarnya Senin (17/11/2025).
Aji menegaskan bahwa perkembangan olahraga di daerah tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah, tetapi harus tumbuh dari inisiatif komunitas, desa, dan kecamatan.
Menurutnya, Redi Cup 2025 adalah contoh nyata bagaimana masyarakat mampu menghidupkan kompetisi yang sehat dan penuh semangat.
“Kami menyambut positif setiap kegiatan olahraga yang diprakarsai masyarakat. Penyelenggaraan turnamen seperti Redi Cup 2025 adalah bukti nyata bahwa semangat membangun olahraga dapat tumbuh dari tingkat kecamatan,” jelasnya.
Dengan melibatkan 45 klub, Redi Cup menjadi ajang pembinaan dan pengembangan kemampuan bagi atlet-atlet muda yang gemar sepak bola.
Kompetisi di tingkat akar rumput dianggap penting untuk menciptakan atmosfer latihan yang lebih terarah dan terukur.
Dispora Kukar mendorong agar kegiatan seperti Redi Cup tidak hanya berlangsung di satu atau dua desa.
Aji berharap seluruh desa, kecamatan, dan klub sepak bola memiliki inisiatif menyelenggarakan turnamen serupa secara mandiri.
Semakin banyak turnamen lokal digelar, semakin besar pula ruang bagi atlet muda untuk mengukur kemampuan mereka dan mengembangkan keterampilan permainan.
“Saat turnamen lokal tumbuh di banyak tempat, itu menjadi bagian penting dari proses pembinaan berkelanjutan. Kompetisi membuat atlet semakin matang,” katanya.
Redi Cup 2025 diharapkan dapat memacu semangat para pemain muda, baik yang sudah rutin bertanding maupun yang baru terjun ke dunia sepak bola.
Dengan atmosfer kompetisi yang ketat, para pemain dapat belajar tentang strategi, kedisiplinan, dan sportivitas.
Selain itu, turnamen ini juga menjadi ruang bagi pelatih lokal untuk mengamati bakat-bakat baru yang berpotensi berkembang menjadi atlet masa depan Kukar.
Sebagai instansi pembina olahraga daerah, Dispora Kukar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penyelenggaraan kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat dan perkembangan olahraga.
“Kami berharap turnamen seperti Redi Cup dapat terus berkembang dan melahirkan bibit-bibit atlet masa depan yang akan membawa nama baik Kukar di ajang yang lebih tinggi,” pungkas Aji.
Dengan partisipasi 45 klub dan dukungan penuh masyarakat, Redi Cup 2025 bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang tumbuhnya harapan baru bagi dunia sepak bola di Kecamatan Muara Wis dan Kutai Kartanegara secara keseluruhan. (ADV)





