32 Inorga Aktif di Kukar, Kormi Dorong Olahraga Jadi Gaya Hidup Masyarakat

Minggu, 23 November 2025 04:02 WITA

KURAWAL.ID,TENGGARONG– Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Kutai Kartanegara kini menaungi 32 Induk Organisasi (Inorga) aktif, sebuah lompatan besar yang menegaskan komitmen Kukar dalam memperluas gerakan olahraga masyarakat.

Dengan jumlah Inorga yang terus bertambah, Kormi menargetkan olahraga bukan lagi sekadar kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi gaya hidup warga.

Ketua Kormi Kukar, Lukman, mengatakan keberadaan 32 Inorga ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap berbagai jenis olahraga, mulai dari olahraga ekstrem, tradisional, hingga kebugaran.

“32 Inorga ini adalah bukti bahwa olahraga rekreasi semakin diminati. Tugas kami mempermudah pembinaan melalui kelompok Jenis Olahraga atau Jenor,” ujarnya.

Kategori olahraga yang menuntut keterampilan teknis tinggi menjadi salah satu yang paling diminati, seperti BMX, skateboard, panjat tebing, pukasta, hingga menembak.

Banyaknya komunitas muda yang aktif membuat Jenor ini menjadi motor gerakan olahraga kreatif di Kukar.

Kormi menilai kategori ini berpotensi menjadi ruang ekspresi positif bagi generasi muda—menekan kegiatan negatif dan membangun karakter kompetitif.

Selain olahraga modern, Kormi Kukar juga menghidupkan kembali olahraga tradisional sebagai bagian dari pelestarian budaya daerah.
“Begasing, sumpit, dayung, belogo, engrang, lari balok, hingga ketapel—semua dibina melalui Inorga,” jelas Lukman.

Prestasi pun mulai terlihat, salah satunya juara tiga nasional lomba engrang di Lombok yang diraih peserta binaan Kukar.

Jenor kebugaran menjadi kategori yang paling luas diikuti masyarakat. Kegiatan seperti senam jantung sehat, senam kreasi, hingga senam olahraga rutin digelar di berbagai ruang publik.

Organisasi seperti ASKI, ASIAPI, Jantung Sehat, dan Perwatusi menjadi penggerak utama yang konsisten menghidupkan aktivitas kebugaran mingguan.

Lukman menegaskan bahwa pembinaan 32 Inorga ini bertujuan mengubah kebiasaan masyarakat.

“Prinsipnya sederhana: olahraga harus menjadi bagian dari gaya hidup, bukan sekadar acara seremonial,” tegasnya.

Ia juga menyebut bahwa berbagai program Kormi mendukung gerakan nasional Germas dalam meningkatkan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan makin kuatnya peran 32 Inorga dan aktivitas komunitas yang semakin produktif, Kormi Kukar berharap olahraga rekreasi dapat menjadi sarana membangun kebugaran, kreativitas, dan kebersamaan warga Kutai Kartanegara. (ADV)

Bagikan:
Berita Terkait