Kejurkab Bulutangkis Kutim 2026 Digelar di Pesisir Kutai Timur, PBSI Kutim Siapkan Hadiah Rp 51 Juta

Senin, 14 September 2026 09:23 WITA

Kurawal.Id, Kutai Timur – Gelanggang bulutangkis di Kecamatan Sangkulirang bakal menjadi pusat persaingan atlet-atlet terbaik Kutai Timur. Pengkab PBSI Kutim menyiapkan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis 2026 yang akan berlangsung selama tiga hari, yakni 16-18 September 2026.

Pertandingan dipusatkan di HB ARENA Billiard & Badminton atau GOR Habibi, Jalan Tanjung Harapan, Banua Baru. Penyelenggaraan di Sangkulirang menjadi pembeda dari gelaran sebelumnya sekaligus memperluas ruang pelaksanaan kompetisi bulutangkis hingga ke wilayah kecamatan.

Bagi klub dan atlet yang ambil bagian, turnamen tersebut memiliki kepentingan lebih besar dibanding sekadar mengejar gelar juara. Kejurkab menjadi tahapan yang menentukan bagi klub resmi PBSI Kutim untuk memperoleh jatah tampil dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PBSI Kalimantan Timur.

Ketua PBSI Kutai Timur, Daniel Politius Sebayang, mengingatkan seluruh perkumpulan bulutangkis yang terdaftar agar tidak melewatkan agenda tersebut. “Kejurkab ini menjadi dasar untuk mendapatkan kuota menuju Kejurprov PBSI Kalimantan Timur. Jadi klub atau perkumpulan yang sudah resmi sebagai anggota PBSI harus mengirimkan atletnya. Kalau tidak berpartisipasi, klub tersebut tidak akan mendapatkan kuota untuk Kejurprov,” tegas Daniel, Senin (14/9/2026).

Persaingan dibuka melalui sejumlah kelompok usia dan nomor pertandingan. Sektor tunggal putra-putri mencakup Usia Dini, Anak-anak, Pemula, Remaja dan Taruna. Sementara nomor ganda putra-putri menyediakan kelas Pemula, Remaja, Taruna hingga Dewasa.

Untuk menghindari persoalan administrasi, sistem pendaftaran dibedakan berdasarkan kelompok umur. Peserta Usia Dini sampai Taruna melakukan registrasi secara daring melalui Sistem Informasi PBSI (SI PBSI), sedangkan atlet kategori Dewasa mendaftarkan diri langsung melalui panitia. Batas akhir registrasi ditetapkan pada Minggu, 13 September 2026 pukul 23.59 Wita.

Di sisi lain, PBSI Kutim tengah mendorong agar sistem pendataan atlet dan kejuaraan dapat semakin terintegrasi dengan Pengprov PBSI Kaltim. Upaya tersebut dinilai penting agar penyelenggaraan kompetisi dan informasi peserta dapat dikelola secara lebih tertib dan terhubung.

“Kami berharap Pengprov PBSI Kaltim bisa membantu mengaktifkan Link SI PBSI untuk wilayah Kabupaten Kutai Timur. Dengan sistem yang terhubung, data dan informasi pertandingan dapat masuk secara langsung. Ini akan sangat membantu pembinaan dan pengembangan bulutangkis di Kutai Timur,” ujar Daniel.

Kejurkab kali ini juga memberikan kesempatan kepada atlet untuk bertanding tanpa memikirkan biaya registrasi. Panitia menetapkan seluruh nomor pertandingan bebas biaya pendaftaran, termasuk kategori kelompok umur maupun nomor ganda Dewasa.

Khusus kelas Dewasa, peserta wajib menunjukkan KTP asli dengan domisili Kutai Timur sebagai salah satu ketentuan keikutsertaan. Sementara bagi atlet kelompok usia, proses administrasi mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan melalui sistem PBSI.

Bukan hanya tiket Kejurprov yang menjadi incaran. Panitia turut menyediakan penghargaan dan uang pembinaan bagi atlet yang mampu melaju hingga fase akhir turnamen. Juara sampai semifinalis akan mendapatkan piagam dan medali, dengan tambahan plakat bagi pemenang kategori Dewasa.

Total uang pembinaan yang disiapkan mencapai Rp51 juta. “Kami ingin memberikan penghargaan yang layak bagi atlet yang berhasil mencapai babak juara sampai semifinal. Selain piagam dan medali, ada plakat untuk kategori Dewasa serta total uang pembinaan sebesar Rp51 juta. Mudah-mudahan ini bisa menjadi tambahan motivasi bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” pungkas Daniel.

Bagikan:
Berita Terkait